suplemenGKI.com

Jumat, 15 Maret 2013

14/03/2013

PERKARA KECIL, BERDAMPAK BESAR

 

Lukas 9:10-17

 

Pengantar
Apa yang kita pikirkan ketika melihat kompleksnya kebutuhan hidup manusia dalam dunia ini? Mungkin kita bisa merasa kecil hati ketika melihat dan menyadari banyaknya sisi kehidupan yang membutuhkan uluran tangan kita. Seakan-akan perkara-perkara kecil yang kita lakukan tidak akan sanggup berdampak bagi kebutuhan hidup manusia yang demikian besar. Kita bisa saja merasa frustasi dan kemudian enggan melakukan sesuatu karena merasa tidak akan ada dampaknya. Bagian Firman Tuhan yang kita baca saat ini mengingatkan kita bahwa di tangan Tuhan, perkara kecil yang kita kerjakan bisa memiliki dampak besar.

Pemahaman
Ayat 12-14a        : apa yang murid-murid pikirkan ketika melihat kebutuhan orang banyak?

Ayat  14b-17       : apa yang Tuhan Yesus lakukan untuk menjawab kebutuhan tersebut?

Kebutuhan yang besar akan sentuhan Tuhan membuat orang banyak yang berbondong-bondong mengikuti Tuhan mengabaikan kebutuhan jasmani mereka. Sampai menjelang malam, tidak nampak tanda-tanda bahwa mereka akan beranjak dari tempat tersebut untuk mencari penginapan ataupun makanan bagi diri mereka sendiri. Murid-murid melihat dan menyadari kebutuhan ini. Mereka peduli, namun mereka tidak tahu bagaimana seharusnya memenuhi kebutuhan ini karena jumlah kebutuhan yang terlalu besar. Ada nada frustasi ketika murid-murid mengatakan bahwa yang ada pada mereka hanya lima roti dan dua ikan. Yohanes bahkan dengan jelas mencatat perkataan Andreas yang mengatakan apakah artinya lima roti dan dua ikan untuk orang sebanyak ini (Yoh 6:9). Bahkan sekalipun mereka membeli roti seharga dua ratus dinar, tidak cukup untuk kebutuhan orang banyak pada waktu itu (Yoh 6:7). Dalam pemikiran murid-murid, satu-satunya hal yang dapat mereka lakukan saat itu adalah menyuruh orang banyak itu pergi untuk mencukupi kebutuhan mereka sendiri.

Tuhan Yesus melakukan sesuatu yang tidak terpikirkan oleh para murid. Yesus menjawab kebutuhan yang besar tersebut dengan apa yang ada pada mereka yaitu lima roti dan dua ikan. Yesus tidak meminta apa yang tidak mereka punya tetapi Yesus memberkati apa yang mereka miliki sehingga mampu menjawab kebutuhan orang banyak tersebut bahkan berlebih.

Refleksi
Pernahkah kita merasa kecil hati karena merasa bahwa kebaikan-kebaikan kecil yang kita lakukan tidak akan menjawab kebutuhan masyarakat yang sangat luas ini? Apakah kita masih meyakini bahwa hal-hal kecil yang kita lakukan dalam Tuhan sanggup berdampak bagi kehidupan umat manusia di dunia ini?

Tekadku
Tuhan, saya ingin tetap setia melakukan perkara-perkara kecil yang saya bisa lakukan sebab saya percaya dengan berkat Tuhan, setiap perkara kecil akan memiliki dampak yang besar. Amin.

Tindakanku
Hari ini, saya mau mengucapkan kata-kata positif yang mendukung dan menyemangati orang-orang dalam keluarga saya, dan setiap orang yang saya jumpai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«