suplemenGKI.com

“Hidup Baru sebagai Anak Allah”

Pertanyaan Penuntun Pemahaman Alkitab

  1. Ayat 12:  Mengapa Paulus menyebut kita sebagai “orang berhutang”? Kepada siapa kita berhutang?
  2. Ayat 13-16: Paulus memberikan pilihan hidup atau mati kepada kita. Apa yang harus kita lakukan agar kita hidup? Apa artinya? Apa yang dilakukan Roh bagi kita?
  3. Ayat 17:  Paulus menyebut kita sebagai “ahli waris.” Menurut Anda, apa artinya? Apa hubungannya dengan kehidupan kita sehari-hari?
  4. Apa yang akan Anda lakukan agar hidup Anda dipimpin oleh Roh? Sebutkan minimal 2 hal.

Renungan
Sejak percaya kepada karya penebusan Yesus Kristus kita memang telah dibebaskan dari hukuman dosa (8:1-2). Namun itu tidak berarti bahwa kita tidak perlu lagi berjuang melawan dosa. Perjuangan melawan dosa harus tetap kita lakukan. Jika demikian, apa perbedaannya dengan mereka yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Perbedaannya sangat besar. Kita yang ada di dalam Kristus memiliki kekuatan untuk melawan dosa (keinginan daging). Paulus mendorong jemaat di Roma – juga kepada kita, jemaat masa kini – agar mereka menjalankan hidup baru mereka dengan sungguh-sungguh. Paulus mengingatkan bahwa Roh Allah telah melakukan sesuatu yang penting bagi mereka, yaitu memulihkan hidup mereka (8:11). Karena itu mengingatkan bahwa mereka adalah orang-orang yang berhutang kepada Roh.
Pilihan hidup atau mati tersedia di depan kita. Kita akan hidup jika kita tidak hidup menurut daging. Patut diperhatikan bahwa Paulus tidak berbicara mengenai pengertian yang teoritis, melainkan sikap dan cara hidup yang nyata. Tentu saja, ini tidak mudah. Keinginan daging yang dikuasai dosa mendorong kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa (lihat juga Gal 5:19-21). Namun, dengan pertolongan Roh Allah kita sanggup mematikan perbuatan-perbuatan tersebut di dalam tubuh kita. Paulus juga menegaskan status baru kita sebagai anak-anak Allah (ay.14). Status sebagai anak-anak Allah itu menjamin posisi kita sebagai ahli waris, yaitu orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah. Paulus mengatakan hal ini agar kita tabah bila kita menghadapi penderitaan (ay.17). Dengan demikian, hidup oleh Roh akan memberi kita kekuatan penting untuk menghadapi dua musuh besar kita, yaitu dosa dan penderitaan. Jadi, tidak ada alasan bagi Anda untuk menyerah begitu saja.

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. (Roma 8:14)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*