suplemenGKI.com

Mengikut Kristus: Meninggalkan Ego dan Zona Nyaman

Lukas 5:27-28

 

Pengantar
Dalam bacaan hari ini dikisahkan tentang  Yesus yang memanggil Matius menjadi murid-Nya.  Matius, pemungut cukai yang kelihatannya hidupnya sejahtera namun ternyata mengalami kesengsaraan batin. Matius tertekan dan terbebani oleh dosanya. Ia lapar dan haus akan kebenaran. Karena itulah Yesus memanggilnya untuk mengikut Dia. Lagi pula Matius juga sudah mengenal Yesus, apalagi semenjak Yesus menjadikan Kapernaum sebagai tempat tinggal-Nya (Mat 4:13). Matius juga telah mengetahui tentang pengajaran-pengajaran dan mukzijat yang telah Yesus lakukan. Walaupun mungkin Matius belum mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan, tapi ia mengenal-Nya sebagai nabi yang hebat.

Pemahaman 

Ayat 27-28: Apa respons Matius ketika Yesus berkata “Ikutlah Aku!”? apa maksud dari ungkapan ‘segala sesuatu’ dalam ayat 28?

Dalam ayat 28 kita dapat melihat respons dari Matius ketika dipanggil oleh Yesus untuk mengikut-Nya. Matius langsung berdiri, meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Dia. Ungkapan ‘segala sesuatu’ dalam ayat ini merujuk pada pekerjaannya sebagai pemungut cukai dan kehidupannya yang lama. Ia meninggalkan pekerjaannya yang selama ini menjadi sumber kekayaannya. Pekerjaan yang selama ini diinginkan orang-orang sebab dari situlah mereka bisa menjadi kaya raya. Mendengar panggilan dari Yesus, tanpa ragu ia tinggalkan semuanya. Kehidupannya berubah secara drastis. Sikap tersebut menunjukkan kerendahan hati Matius. Matius mau bertransformasi walaupun tentu sulit untuk beradaptasi dengan kehidupannya yang baru. Sikap Matius yang demikian sangatlah kontras dengan kisah seorang pemuda kaya dalam Markus 10:21. Ketika Yesus memintanya untuk menjual hartanya dan memberikannya pada yang miskin lalu mengikut-Nya, pemuda ini justru menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih sebab ia tidak rela untuk menjual hartanya yang sangat banyak.

Mengikut Yesus bukanlah hal yang mudah. Yesus meminta murid-murid-Nya untuk meninggalkan yang mereka miliki untuk mengikut Dia. Pengikut Yesus yang sejati mau meninggalkan zona nyaman dan egonya untuk berkarya mengikuti kehendak-Nya. Seperti yang Matius lakukan, memilih untuk bertobat dan mengikut-Nya adalah sebuah upaya yang besar sebab ia harus membayar harga dengan meninggalkan semua kenyamanan yang telah dimilikinya. Bagaimana dengan kita para Pengikut Kristus saat ini? Apakah kita sudah benar-benar meninggalkan ego yang kita miliki demi mengikut Tuhan? Ataukah kita masih menjadi pengikut Tuhan yang setengah-setengah, mau ikut tapi tidak mau membayar harga? Memilih untuk mengikut Kristus artinya memilih untuk hidup baru; tidak lagi hidup sesuka hati kita, tapi mau mengikuti apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan. Sebab arah dan tujuan hidup tidak lagi berpusat pada diri kita sendiri, tapi pada Kristus.

Refleksi
Dalam keheningan, renungkanlah perjalanan hidup anda. Apakah karya hidup, dan tindakan anda selama ini sudah menyatakan bahwa anda adalah pengikut Kristus? Ataukah justru yang muncul adalah potret diri yang egois, hanya mementingkan diri sendiri, dan tidak berani meninggalkan kenyamanan demi menyatakan karya Tuhan dalam dunia ini? Jika kemudian Tuhan menampakkan diri pada anda saat ini, apa yang akan anda sampaikan pada-Nya?

Tekadku
Tuhan, mampukan aku untuk kembali menghayati perjalanan hidupku sebagai pengikut-Mu. Ajar aku untuk terus mengingat komitmen bahwa mengikut-Mu artinya berani meninggalkan zona nyaman dan ego untuk berkarya bersama dengan Tuhan serta menjadi berkat untuk menyatakan kasih Tuhan kepada sesama manusia dan seluruh ciptaan.

Tindakanku
Aku akan memberikan dan mengorbankan apa yang kumiliki (moril, materil, diri sendiri) untuk membantu orang yang membutuhkan pertolongan bahkan berani menjadi susah demi melakukan dan menyatakan karya-karya Tuhan dalam dunia ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«