suplemenGKI.com

2 TIMOTIUS 3:14-17

BERTEKUN MEMPELAJARI FIRMAN TUHAN

 

Pengantar
Berdasarkan riset dari Prof. Dr. Jeffrey Leven dan Dr. David Larsen (Washington Times, 30 Juli 1996), dilaporkan bahwa apabila orang membaca Alkitab secara teratur, ini bukan saja baik bagi jiwanya, tetapi juga baik bagi tubuhnya. Mereka melakukan penelitian terhadap lebih dari 500 orang, selama berbulan-bulan. Ditemukan bahwa pada mereka yang membaca Alkitab secara teratur: mempunyai tekanan darah lebih rendah, tingkat depresi lebih rendah, lebih sedikit menderita penyakit jantung, jarang yang kecanduan obat maupun alkohol, jarang terjadi perpecahan dalam perkawinan, tingkat kesehatannya jauh lebih baik.

Dan berdasarkan laporan dari Religion in American Life, para peneliti menemukan bahwa mereka yang sering membaca Alkitab, mempunyai kemungkinan 50% jauh lebih banyak untuk menolak obat-obatan yang terlarang, daripada mereka yang tidak pernah membaca Alkitab. Di samping itu di tempat pekerjaan mereka, mereka memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi di atas rata-rata.

Informasi ini merupakan hal yang luar biasa bukan? Ternyata bertekun dalam membaca Alkitab dan merenungkannya dapat membawa dampak positif dalam kehidupan manusia

Pemahaman

Ayat 14-16  Apa nasihat Paulus kepada Timotius ?

Ayat 17        Apa tujuan dari bertekun mempelajari firman Tuhan ?

Paulus menyampaikan pesan-pesan penting kepada Timotius. Pesan-pesan terakhir Paulus menjelang kematiannya. Pesan itu berisi nasihat kepada Timotius untuk tetap berpegang kepada kebenaran, bersandar kepada firman Tuhan dan menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman dan penuntun dalam hidup beriman (ayat 14-15). Paulus juga menjelaskan kepada Timotius manfaat membaca dan merenungkan firman Tuhan (ayat 16). Namun tujuan terbesar dari ketekunan membaca dan merenungkan firman Tuhan adalah untuk memperlengkapi umat Tuhan dalam melakukan kebenaran dan kebaikan.

Membaca dan merenungkan firman Tuhan memang memberi banyak manfaat. Hanya saja banyak orang tidak memiliki waktu atau malas melakukannya. Maka tidak mengherankan jika saat ini ada banyak orang dengan mudah hanyut dalam pengajaran sesat dan tidak sedikit yang melakukan tindakan menyimpang dari firman Tuhan.

Refleksiku
Sudahkah aku tekun membaca dan merenungkan firman Tuhan? Sudahkah firman Tuhan menjadi pedoman dan penuntun didalam aku bertingkah laku ?

Tekadku
Ya Allah mampukan kami menjadikan firman-Mu sebagai pedoman dan penuntun dalam bertingkah laku. Dan biarlah firman-Mu menjadi pelita dalam kehidupan kami.

Tindakanku
Melatih diri untuk menyediakan waktu setiap hari selama 15-30 menit membaca dan merenungkan firman Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«