suplemenGKI.com

Makanan Yang Kekal

Bacaan,Yoh 6:51-58

 

Pengantar
Makanan adalah kebutuhan  pokok bagi setiap manusia, karena itu makanan seringkali menjadi bahan pembicaraan bagi banyak orang. Bangsa Israel memiliki pengalaman yang panjang dengan makanan yang dari surga yaitu manna. Namun kehadiran Yesus di dalam dunia ini menawarkan Roti Hidup bagi setiap orang yang mau percaya. Pemahaman
Ay 51, Apa yang Yesus tawarkan kepada bangsa Israel?
Ay 52, Apa yang diperdebatkan diantara orang Yahudi?
Ay 53-56, Apa yang Yesus katakan tentang daging dan darahNya?
Ay 57-58, Apa yang Yesus jelaskan tentang roti dari sorga?

Yesus menegaskan kepada bangsa Israel bahwa Ia adalah Roti hidup yang telah turun dari surga, jikalau seseorang makan dari roti ini maka ia akan hidup selama-lamanya, bahkan roti hidup ini dapat untuk seluruh dunia.

Pernyataan Yesus yang memberikan daging dan darahNya bagi bangsa Israel dianggap sebagai hal yang aneh. Mereka hanya berpikir, apakah mungkin daging dan darah Yesus dapat dimakan dan diminum oleh bangsa Israel. Mereka hanya berpikir secara materi saja, bukan hal yang rohani.  Yesus mencoba menuntun jalan pemikiran mereka. Bangsa Israel sangat paham dengan roti dari surga yaitu manna. Yesus menyamakan diriNya dengan manna yang sama-sama dari surga dan pemberian Bapa, hanya saja orang yang makan manna tetap binasa, sedangkan yang makan daging dan darah Yesus tidak binasa atau hidup selama-lamanya.

Yesus mengingatkan bahwa manna itu terbatas bagi bangsa Israel sedangkan Yesus memberikan dirinya bagi seluruh dunia. Kalau manna hanya makanan jasmani saja dan tetap membawa kebinasaan, namun kalau orang percaya kepada Yesus akan mendapat jaminan hidup kekal atau surga. Yesus berharap banyak orang mengertitentang Bapa yang mengutus Dia di dunia, dan memberikan hidup yang kekal kepada mereka yang percaya. Roti sorga itu bukan lagi manna, namun pribadi Kristus yang turun dari sorga demi umat manusia. Supaya setiap manusia (yang percaya) tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal. Roti hidup juga mengingatkan kita, bahwa datang kepada Tuhan Yesus maka kita senantiasa akan dipuaskan. Roti hidup itu senantiasa menghidupi kita sehingga kita mampu menjadi berkat bagi orang lain. Dan Roti hidup itu menjadi sumber kekuatan kita senantiasa.

Refleksi
Ambil waktu untuk merenungkan: Berapa banyak kita makan dari makanan yang kekal?

Apakah Yesus sudah benar-benar menjadi roti hidup kita masing-masing?

Tekad
Seringkali kami hanya mengejar hal-hal yang bersifat jasmani saja, jarang sekali kami meminati hal-hal yang rohani, ampuni kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini memikirkan satu perkara rohani yang akan saya lakukan selain yang rutin saya lakukan (doa, baca firman).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«