suplemenGKI.com

Jumat, 13 Maret 2020

12/03/2020

JIKA MENDENGAR SUARA-NYA, JANGAN KERASKAN HATI!

Mazmur 95:1-11

 

Pengantar

Manusia dibekali dua telinga dan satu mulut agar lebih banyak mendengar daripada berbicara. Pepatah ini berlaku di dalam kehidupan kita. Mudah bagi kita untuk memuji Tuhan, tetapi sulit bagi kita untuk mendengarkan keinginan Tuhan. Hari ini pemazmur mengajak kita untuk memperhatikan suara Tuhan lewat pengalaman kehidupan kita. Kita memahami bahwa untuk “mendengar” suara Tuhan diperlukan kepekaan rohani dan hati yang mau menerima setiap hal yang Tuhan berikan di dalam kehidupan ini. Pemazmur menuntun kita agar semakin memahami suara Tuhan yang hadir di tengah-tengah kehidupan kita setiap hari.

Pemahaman

  • Ayat 1-5   : Bagaimana pemazmur mengungkapkan pengalaman imannya bersama Tuhan?
  • Ayat 6-7   : Apa arti ajakan pemazmur?
  • Ayat 8-11 : Hal apa yang harus dilakukan agar kita bisa hidup sepenuh hati untuk Tuhan?

Pemazmur mengungkapkan perjalanan imannya bersama Tuhan. Pemazmur mengajak setiap pembaca untuk dapat melihat kebaikan Tuhan sekalipun ada dalam peristiwa yang tidak menyenangkan. Kebaikan Tuhan seumpama gunung batu, yang berarti Tuhan adalah naungan yang kuat dan aman. Gunung batu yang menjadi perlindungan sekaligus ingin memberi gambaran bahwa manusia begitu lemah dan membutuhkan perlindungan dari Tuhan. Untuk itulah, pemazmur selalu mengarahkan kehidupannya kepada Tuhan. Pemazmur sangat mengimani bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan selama manusia terus menjadikan Tuhan sebagai perlindungan-Nya.

Pemazmur mengajak kita untuk mengingat kembali bahwa Tuhan adalah Sang Pemilik Kehidupan. Pemazmur menekankan tentang karya-karya Tuhan bagi seluruh ciptaan, termasuk karya-Nya bagi manusia. Kuasa Tuhan yang begitu besar menjadi pedoman yang kuat untuk menjalani segala masalah di dalam kehidupan. Pemazmur kembali menggunakan gambaran Tuhan sebagai gembala dan kita adalah domba-domba-Nya.  Ia menuntun kita agar kita dapat menikmati setiap kebaikan-Nya. Tugas kita sebagai manusia adalah menyiapkan telinga untuk mendengar suara-Nya.

Untuk mendengarkan maksud Tuhan, kita tidak boleh mengeraskan hati. Tujuannya agar kita mampu untuk mengerti setiap maksud Tuhan. Ada kalanya kita hanya menginginkan hal-hal menyenangkan terjadi di dalam kehidupan kita. Ada kalanya kita menolak berbagai hal yang merepotkan dan membawa kita ke dalam kesusahan. Pemazmur menekankan kepada kita bahwa selama berlindung di dalam Tuhan, maka segala sesuatu akan menjadi hal yang baik. Kita hanya perlu menyiapkan hati kita untuk mendengar apapun yang Tuhan inginkan di dalam kehidupan kita. Kepekaan itu dapat dibangun jika kita juga memiliki hubungan yang erat bersama dengan Tuhan. Pemazmur mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan sering berbicara tentang maksud-maksud-Nya di dalam kehidupan kita. Pemazmur mampu menyadari hal itu karena ia sungguh-sungguh mau membuka hati sepenuhnya untuk Tuhan.

Berapa banyak kebaikan Tuhan yang sudah Ia berikan namun kita tidak sempat menyadarinya? Hal ini tentu menjadi teguran bagi kita dan ajakan untuk tidak lagi mengeraskan hati kita di hadapan Tuhan. Tuhan akan berkarya melalui berbagai hal dalam kehidupan kita jika kita sungguh-sungguh mau menyaksikan perbuatan-Nya dan membuka hati kita untuk-Nya.

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah kembali apakah Saudara adalah orang yang keras hati dan tidak mau mendengarkan maksud Tuhan? Apakah Saudara selalu mau mendengar suara Firman Tuhan yang menuntun Saudara  untuk melakukan hal baik ataukah Saudara  mengabaikannya? Apakah Saudara mengalami kebaikan Tuhan dan itu membuat Saudara menjadi lebih memuliakan Tuhan? 

Tekadku
Tuhan, mampukanlah aku mensyukuri setiap kebaikan Tuhan dalam kehidupanku dengan makin peka mendengar tuntunan dan bimbingan-Mu agar hidupku makin memuliakan-Mu.

Tindakanku

  • Pada masa Pra paskah ini aku akan belajar hening bersama Tuhan agar makin peka merasakan kehadiran, kebaikan dan suara-Nya.
  • Pada akhir hari ini, aku akan mendaftarkan perbuatan baik yang telah kulakukan di dalam aktivitasku dan mendoakannya agar semua yang kulakukan selalu berkenan kepada-Nya.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«