suplemenGKI.com

Jumat, 13 Juli 2018.

12/07/2018

Efesus 1:3-14.

 

“Kekayaan Orang Beriman”

Pengantar:
Kekayaan adalah idaman setiap orang. Hampir semua orang senang berbicara tentang kekayaan. Umumnya orang memandang kekayaan adalah hal-hal yang berupa materi, misalnya: mobil mewah, rumah besar, deposito, keliling luar negeri, dan segala hal yang menyenangkan secara jasmani. Orang senang berkhayal seandainya dia orang kaya, maka dia akan dihormati dan dapat meraih segala impian. Kenyataannya sudah kaya tapi ingin tambah kaya lagi. Namun, melalui bacaan hari ini Paulus ingin menunjukkan sebuah kekayaan yang sesungguhnya, apakah itu? Mari kita telusuri melalui bacaan firman Tuhan hari ini.

Pemahaman:

1)      Apakah kekayaan yang sesungguhnya menurut Paulus? (v. 3)

2)      Apakah kekayaan rohani itu, siapakah yang dapat memperolehnya? (v. 4-11)

3)      Bagaimanakah sikap kita atas anugerah kekayaan rohani? (v. 13-14)

Rasul Paulus dengan sangat gamblang menjelaskan bahwa kekayaan yang sesungguhnya bukanlah kekayaan dunia yang kita peroleh melalui kerja keras, namun kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan rohani yaitu keselamatan yang kita peroleh melalui anugerah Allah di dalam Yesus Kristus (v. 3)

Melalui kekayaan rohani itu kita telah mewarisi hal-hal penting yaitu, berkat rohani di dalam sorga: a. Allah telah memilih kita menjadi anak-anak-Nya bahkan sebelum dunia dijadikan supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapannya (v. 4) Pemilihan itu bukan karena kehebatan kita, tetapi  kasih karunia (band Yoh 15:16) b. Kita beroleh penebusan melalui karya Kristus yang telah mati disalibkan untuk menebus dosa-dosa kita (v. 7) c. Allah berkenan menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita (v. 9) Sesuatu yang rahasia adalah tidak semua orang bisa mengetahuinya, hanya orang yang dapat dipercaya dan dianggap dekat yang bisa diberitahu suatu rahasia-rahasia penting. Jika Allah berkenan menyingkapkan rahasia penting yaitu keselamatan di dalam Yesus Kristus, berarti kita adalah dipercaya dan dianggap dekat dengan Allah, itu sebabnya firman Tuhan berkata “…tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…” (Yoh 1:12)  

Allah telah menganugerahkan kekayaan rohani bagi kita, maka selayaknyalah kita  selalu bersyukur kepada Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita. Paulus mendorong kita untuk memuji kemuliaan-Nya (v. 14) artinya, jika kita diberkati dengan kekayaan financial kita harus mempersembahkannya dengan tulus kepada Tuhan sebagai wujud syukur kita atas kekayaan rohani yang jauh lebih besar yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Apakah saudara telah mengalami anugerah kekayaan rohani? Marilah bersyukur kepada Tuhan melalui hidup yang dipersembahkan kepada-Nya.

Tekad:
Ya Tuhan, sungguh tiada ternilai kekayaan-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepada saya.

Tindakkan:
Saya mau terus belajar dan berupaya menyatakan syukur atas keselamatan kekal dari Tuhan  melalui karya-karya kasih kepada Tuhan dan sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«