suplemenGKI.com

Beriman

Beriman merupakan dasar dari ajaran kekristenan, bagian ini menceritakan betapa besarnya peranan iman dalam kehidupan orang-orang percaya, bahkan tanpa iman tidak mungkin seseorang berkenan kepada Allah.

  1. Mengapa iman menjadi dasar dari kekristenan?
  2. Menurut saudara, mengapa penulis  Surat Ibrani mencantumkan tokoh-tokoh PL?
  3. Apa yang unik dari tokoh-tokoh PL yang dicantumkan namanya dalam kitab Ibrani?
  4. Pelajaran apa yang saudara ambil dari bacaan tersebut?

Renungan

Penulis kitab Ibrani ingin mengungkapkan bahwa betapa pentingnya iman bagi orang yang percaya kepada Tuhan, karena iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Kita beriman berarti meletakkan semua pengharapan kita kepada Tuhan, serta kita menantikan karya Tuhan yang akan terjadi di dalam kehidupan kita, sebagai bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Dalam hal penciptaan, kita tidak pernah tahu bagaimana detail Tuhan menjadikan alam semesta ini, namun kita mengerti bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan, termasuk manusia di dalamnya.

Ketika Habel memberikan persembahan kepada Tuhan, Habel memberikan persembahannya dengan imannya, ia percaya bahwa Tuhan menerima persembahannya.        Maka diberikannya yang terbaik untuk Tuhannya, yakni anak sulung kambing-dombanya. Tuhan mengindahkan persembahan Habel sedangkan persembahan Kain tidak diindahkannya.

Henokh juga dicatat sebagai tokoh iman, ia bergaul akrab dengan Tuhan seumur hidupnya. Henokh berjalan bersama-sama dengan Tuhan, Alkitab mencatat bahwa selama 365 tahun ia akrab dan berkenan kepada Tuhan.

Demikian juga nabi Nuh, ia percaya akan janji Tuhan bahwa akan ada air bah, ia dan keluarganya akan diselamatkan dari air bah itu. Maka sesuai dengan perintah Tuhan, maka Nuh mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarga dan binatang yang lainnya. Ketaatan Nuh yang luar biasa inilah yang dapat menjadi contoh iman kita semua.

Penulis Ibrani ingin mengajarkan kita bagaimana seharusnya kita hidup beriman. Pertama, kita diharapkan taat kepada perintah-perintah Tuhan, taat berarti kita melakukan perintah-perintahNya. Baik ketika kita dalam situasi yang senang ataupun susah, harus taat akan perintah Tuhan. Kedua, kita diharapkan terus memiliki keakraban dengan Tuhan kita, kita berjalan bersama-sama dengan Tuhan setiap saat. Dengan demikian maka kita menjadi orang yang berkenan kepadaNya. Ketiga, kita mempercayakan segala  sesuatu kepada Tuhan, kita mengandalkan Tuhan dalam semua aspek kehidupan kita. Maka Tuhan yang kita imani di dalam Yesus Kristus akan senantiasa menyertai kehidupan kita.

Beriman kepada Tuhan Yesus bukan persoalan sehari atau dua hari saja, namun seumur hidup kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*