suplemenGKI.com

TUHAN, SANG PENYELAMATKU  

Ibrani 4:14-16

 

Pengantar
Suatu hari seorang anak sedang asyik menonton seekor beruang kutub di sebuah kebun binatang. Namun tiba-tiba anak itu masuk kedalam kandang beruang dengan melompati pagar pembatasnya. Dia ingin menyentuh beruang itu.  Bagi beruang itu kedatangan si anak  dirasakan sebagai ancaman yang membahayakan. Beruang langsung menjadi ganas. Ia menerkam kaki anak tersebut.  Untunglah datang pawang beruang di tengah kepanikan itu. Dengan sigap sang pawang segera mengontrol beruang yang sedang emosi dengan senjatanya. Sang pawang pun segera mengamankan si anak. Sang pawang beruang merupakan seorang penolong yang paling tepat saat itu. Dia adalah orang yang punya kemampuan untuk menundukkan beruang. Dia tahu, anak itu membutuhkan pertolongan.

Cerita ini juga menggambarkan kondisi yang seringkali kita alami. Seringkali kita seperti si anak yang  tergoda untuk “mendekati” pencobaan. Tapi sayangnya, kita lemah dan pada akhirnya kita jatuh dalam pencobaan. Ketika pencobaan  “menerkam”, kita butuh pertolongan karena tidak ada satupun manusia yang sanggup menolong dirinya dari bahaya dosa. Godaan dosa yang berakibat maut tidak mampu kita lawan sebab kita lemah. Berulang kali kita jatuh dalam lubang dosa yang sama.  Dosa seperti lumpur hisap yang menghisap kita makin dalam dan makin dalam lagi ketika kita terjebak didalamnya.  Syukurlah ada TUHAN YESUS yang siap menolong kita. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman 

  • Ayat 14:  Apakah peran KRISTUS, Sang Imam Besar Agung dalam kehidupan manusia berdosa?
  • Ayat 15: Apakah perbedaan antara kita dan KRISTUS dalam menghadapi pencobaan yang dapat menggoyahkan iman?
  • Ayat 16 : Apakah yang perlu kita lakukan saat menyadari kelemahan kita dalam menghadapi pencobaan hidup?

Bacaan hari ini menjelaskan tentang KRISTUS yang mengerti kelemahan kita dalam menghadapi pencobaan. Yakobus 1:14-15 berkata: “Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.  Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.” Sesungguhnya dicobai bukanlah dosa, namun menyerah pada pencobaan itulah yang mengakibatkan dosa.  KRISTUS pun pernah menghadapi pencobaan, hanya Dia tak jatuh dalam pencobaan. Malahan Dia punya kuasa  menolong kita yang lemah dengan menghantar kita datang menghadap ALLAH BAPA yang kudus.

Ibrani 4:14 berkata bahwa YESUS telah melintasi langit. “Melintasi” artinya telah melampaui, melewati satu area. Untuk mengerti maksud dari kata “melintasi,” kita harus mengerti konteks jabatan Imam besar. Dulu pada masa PL, seorang Imam Besar memiliki satu tugas khusus satu kali dalam setahun. Dia harus “melintasi” ruang kudus untuk menuju ruang maha kudus yang dibatasi tabir pembatas. Dia masuk ke dalam ruangan paling kudus dalam rumah TUHAN untuk menghadap hadirat TUHAN. Di situlah Imam Besar menjadi perantara antara umat dengan TUHAN, untuk meminta pengampunan dosa  dengan mempersembahkan korban-Nya. Imam besar melintasi ruang kudus ke ruang maha kudus, tapi Yesus, Imam Besar Agung kita telah melintasi langit.  Oleh karena itu ia membawa kita untuk menghampiri takhta  ALLAH dengan penuh keberanian.

Takhta penghakiman ALLAH telah diubah menjadi takhta kemurahan sebab darah YESUS telah “dipercikkan” atas takhta tersebut. Kini telah tersedia pertolongan dan kasih karunia bagi yang lemah sebab KRISTUS,  Imam besar kita yang berada di takhta ALLAH memenuhi segenap kebutuhan kita.

Refleksi
Dalam keheningan, bayangkanlah wajah TUHAN YESUS yang penuh belas kasihan pada manusia berdosa. Apakah yang Saudara rasakan ketika berhadapan dengan wajah KRISTUS? Apakah Saudara sangat ketakutan ataukah datang tersungkur dalam syukur dan pengharapan akan rangkulan kasih pengampunan-Nya?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk selalu berpegang pada pengakuan iman “ Kristus,  Engkaulah Juruselamatku!”

Tindakanku 

  • Aku akan  selalu mensyukuri  kasih karunia TUHAN yang menyelamatkanku dengan hidup setia beriman kepada-Nya.
  • Aku akan berjuang menghadapi setiap pencobaan dengan iman teguh. Untuk itu aku akan selalu hidup dekat dengan TUHAN dan Firman-Nya.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«