suplemenGKI.com

Jumat, 12 Juni 2015.

11/06/2015

2 Korintus 5:11-17.

 

Yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru sudah datang

PENGANTAR:
Hampir semua lini kehidupan di dunia ini akan mengalami pergantian yaitu dari sesuatu yang lama diganti dengan yang baru. Berbagai alasan untuk proses pergantian, misalnya jika anda mempunyai kendaraan yang sudah sekian lama dipakai, maka pasti anda berkeinginan untuk mengganti yang lama dengan yang baru. Ini adala sebuah proses yang wajar. Kecuali berganti pasangan, tidak dibenarkan jika seseorang berkeinginan menggantikan pasangan hidupnya yang lama kemudian mencari yang baru. Itu haram bagi kita, ha ha ha. Perenungan kita hari ini berintikan “yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” apakah maksudnya?

 

PEMAHAMAN:

  1. Ay. 11-13 Siapakah yang dimaksud Paulus dengan “kami” Apakah kaitannya dengan pelayanan Paulus dalam konteks ini?
  2. Ay. 14-15 Apakah yang menyebabkan seseorang mengalami perubahan dari memuji diri (hidup lama) sendiri menjadi mengasihi, peduli orang lain, memuliakan Kristus ? (baru)
  3. Ay. 16-17 Apa yang menjadi barometer penilaian terhadap orang lain?

Pada bagian ini sebenarnya Paulus bersaksi tentang dirinya sendiri. Kita tahu latar belakang Paulus sebelum dipanggil Tuhan untuk melayani Tuhan, hidupnya penuh dengan memegahkan diri sendiri, mencari popularitas diri sendiri. Segala cara dilakukannya untuk mencapai hal itu. Bagi Paulus kehidupan demikian adalah sebuah upaya memegahkan diri sendiri. Namun setelah Paulus dipanggil untuk menjadi Rasul Tuhan Yesus, hal itu berubah. Paulus tidak lagi melulu self oriented, melainkan apa yang dilakukannya berorientasi untuk memuliakan Tuhan yang dilayaninya.

Perubahan yang dialami Paulus itu bukan karena dirinya sendiri, melainkan karena kasih Kristus yang menguasainya.Tadinya Paulus begitu mementingkan diri sendiri tetapi karena kasih Kristus telah menyentuhnya, maka kini ia sangat mempedulikan orang lain agar orang lain juga mengalami kasih Kristus.

Kehidupan dulu yang tidak baik, berubah menjadi kehidupan sekarang yang lebih baik, yang lebih memuliakan Tuhan itu dinamakan “yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” Kehidupan lama berbicara tentang kehidupan yang tidak bermakna, kehidupan baru berbicara tentang kehidupan yang bermakna dan memuliakan Tuhan. Apa pun yang dikaryakan berdampak untuk kemuliaan Tuhan.

Refleksi:
Sudah berapa lama kita menjadi orang Kristen? Apakah hidup yang lama sudah berlalu dan kini kita hidupi hidup yang baru yang memuliakan Tuhan?

 

Tekat:
Tuhan, tolonglah agar aku mengalami sentuhan kasih-Mu yang dapat menolong aku beranjak dari hidup lama ke hidup yang baru yang memuliakan Engkau.

Tindakan:
Aku harus bergerak, berjuang dan berjalan bersama Kristus agar mencapai hidup yang baru, yaitu kehidupan yang tidak lagi untuk diri sendiri, melainkan bermakna bagi orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«