suplemenGKI.com

MELIHAT KEMULIAAN TUHAN

Mazmur 50:1-15

 

Pengantar
Ada banyak cara untuk melihat kemuliaan Tuhan. Hal itu dapat kita lakukan melalui kekaguman kita pada keindahan alam. Melihat kemuliaan Tuhan juga dapat kita lakukan melalui menghargai pemberian-Nya yang sederhana, seperti nafas hidup, waktu, dan kesempatan untuk berkumpul atau bertemu dengan orang-orang yang ada di sekitar kita, baik keluarga maupun sahabat. Ada juga orang lain yang melihat kemuliaan Tuhan melalui peristiwa-peristiwa yang tidak terlupakan ketika Tuhan menolong dan mengangkatnya dari berbagai kesulitan hidup.

Pemahaman

  • Ayat 1-2               : Bagaimana pemazmur melihat kemuliaan Tuhan?
  • Ayat 3-6               : Tindakan apa yang membuat manusia perlu mensyukuri kehadiran-Nya?
  • Ayat 9-15             : Apa maksud perkataan Tuhan yang disampaikan pemazmur?

Pemazmur sedang mengungkapkan kemuliaan Tuhan yang hadir melalui kehidupan sehari-hari yang dapat dirasakan oleh seluruh manusia. Pemazmur menggunakan penggambaran kehadiran Tuhan lewat terbitnya matahari sampai terbenamnya, yang ingin memberi pesan bahwa kehadiran Tuhan ada di sepanjang kehidupan. Pemazmur juga menggambarkan kemuliaan Tuhan yang terlihat dari puncak Sion. Pemazmur tidak hanya memuji Tuhan melalui penggambaran ini, tetapi pemazmur juga menggambarkan Tuhan sebagai sosok yang mau bertindak dalam kehidupan manusia, bahkan kehadiran Tuhan juga ditampilkan melalui kondisi yang dapat mengguncang kehidupan manusia, seperti api dan badai yang dahsyat (ayat 3).

Pemazmur memberi porsi suara Tuhan yang berbicara melalui ungkapan korban sembelihan. Korban sembelihan yang dimaksud adalah korban syukur persembahan yang biasa diberikan oleh umat-Nya setiap kali mereka mensyukuri kehidupan dan penyertaan Tuhan. Pemazmur menempatkan persembahan sebagai cara manusia untuk berkomunikasi dengan Tuhan, namun dalam bacaan ini Tuhan menegur manusia yang sering merasa setara dengan-Nya apabila mereka sudah memberi korban sembelihan. Pada intinya bukan tentang korban persembahan atau sembelihan yang terpenting, tetapi yang jauh lebih penting adalah cara manusia untuk memuliakan Tuhan.

Hal itu dipertegas pada ayat 9-13 yang menunjukkan kepemilikan Allah atas seluruh kehidupan. Secara tegas pemazmur menuliskan ungkapan bahwa Tuhan adalah pemilik seluruh kehidupan ini. Maka dari itu, manusia tidak dapat membanggakan apa yang dapat ia persembahkan kepada Tuhan. Tuhan menginginkan keseriusan manusia dalam memuliakan-Nya. Jadi, manusia memberi persembahan karena ungkapan kemuliaan dari manusia kepada Allah. Mazmur ini ditutup dengan sebuah perintah untuk memberikan persembahan syukur sebagai korban kepada Allah. Hal yang lebih penting lagi adalah ketika Allah meminta manusia untuk berseru kepada-Nya ketika ada dalam kesesakan, dan memuliakan nama-Nya.

Refleksi

Marilah kita memejamkan mata untuk merefleksikan Mazmur ini:

• Apakah selama ini saya sudah mampu merasakan kehadiran Tuhan yang sungguh mulia di dalam kehidupan ini? Ataukah saya selama ini masih terpaku pada kemampuan diri sendiri tanpa melihat kehadiran-Nya di dalam kehidupan?

• Apakah kita selalu mensyukuri pemberian Tuhan dalam kehidupan ini? Atau kita sering mengeluh dan tidak rela hati apabila tiba waktunya bagi kita untuk memberikan ungkapan syukur kita kepada Tuhan, baik melalui persembahan atau ucapan syukur kepada Tuhan?

Tuhan memberi banyak hal yang baik untuk dapat kita syukuri di dalam kehidupan kita. Ia hadir lewat alam yang indah, lewat kebersamaan dan kehangatan keluarga, juga lewat berkat yang tak hentinya mengalir di dalam kehidupan kita. Ada banyak hal yang ternyata terlewatkan begitu saja karena kita tidak sungguh-sungguh ingin memuliakan nama-Nya. 

Tekadku
Tuhan, saya rindu untuk melihat kemuliaan-Mu di dalam kehidupan ini. Biarlah saya dimampukan untuk semakin menyadari kemuliaan-Mu dan membuat kami semakin bersyukur atas kehidupan ini.

Tindakanku
Mulai hari ini, saya akan mengingat kebaikan Tuhan pada hari ini yang hadir lewat hal-hal yang sederhana sampai yang menurut saya luar biasa terjadi dalam hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«