suplemenGKI.com

Jumat, 1 Juni 2012

31/05/2012
Pelayanan yang menyukakan Allah

POHON & TAMAN KEHIDUPAN

Kejadian 2:8-14

 

Apakah  yang Saudara rasakan bila berada di tengah taman yang sejuk dan rindang? Apakah Saudara merasakan bahagia dan damai? Dimanakah sekarang kita dapat menemukan taman yang seperti itu? Bacaan hari ini akan membawa kita ke taman yang dibangun TUHAN.

Pendalaman teks Alkitab

  • Bagaimanakah kondisi taman Eden di awal penciptaan?
  • Mengapa TUHAN Allah menempatkan manusia di taman Eden?
  • Apakah yang dimaksud dengan “pohon kehidupan” dalam ayat 9?
  • Adakah pohon kehidupan di sekitar Saudara?

 

Renungan

Bagian ini mengisahkan tentang pembangunan taman Eden di mana ada pohon kehidupan di tengah taman Eden. Sesudah manusia diciptakan, sebagai tempat kediamannya didirikanlah bumi di sekitarnya. ALAH menyediakan  dan memberikan  tempat atau ruang kehidupan manusia. Tempat itu digambarkan  seperti sebuah taman yang disebut Taman Eden. Eden artinya kebahagiaan, kenikmatan, kesenangan. ALLAH yang menanam  taman Eden.

Manusia ditempatkan TUHAN  di dalam taman Eden. Di taman Eden, manusia merasakan kasih pemeliharaan ALLAH dan  hidup  menjalani kehidupan persekutuan dengan ALLAH.  Taman Eden adalah taman kehidupan yang dianugerahkan ALLAH bagi manusia. Berbagai pohon  ditumbuhkan ALLAH  di dalam taman Eden: pohon yang menarik  dan yang baik untuk dimakan buahnya; pohon kehidupan di tengah taman serta pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.

Pohon kehidupan adalah pohon yang menjadi aliran kehidupan dan menaungi kehidupan makhluk lain. Misalnya dalam Daniel 4:10-12, ditulis tentang ilustrasi pohon seperti pohon kehidupan:  “ di tengah bumi ada sebatang pohon  yang sangat tinggi; pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi; daun-daunnya indah, buahnya berlimpah-limpah, padanya ada makanan bagi semua yang hidup, di bawahnya  binatang-binatang  di padang mencari tempat bernaung dan di dahannya bersarang burung-burung di udara, dan segala makhluk  mendapat makanan daripadanya”. Dalam ilustrasi ini digambarkan pohon kehidupan  ada di tengah bumi,  ada buah-buahnya,   dibawah rantingnya segala makhluk berlindung. Pohon kehidupan memberi makanan bagi segala makhluk. Dalam Wahyu 22:2 juga ditulis ilustrasi tentang pohon kehidupan: “ di tengah –tengah jalan kota itu itu di seberang menyeberang sungai itu ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali, dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa”  Jadi di samping buah-buahnya yang dapat memuaskan dan meredakan lapar, maka naungan cabang-cabang pohon-pohon itu  menyejukkan, menyenangkan  dan bermanfaat bagi manusia dan binatang-binatang.

Keberadaan pohon-pohon ini menjadi satu kesatuan dengan  keempat sungai kehidupan yang berasal dari satu batang air : aliran air dalam taman Eden. Sungguh taman Eden merupakan ekosistem yang dibangun ALLAH  yang memberikan kehidupan dan menjadi tempat hidup yang penuh berkat. Bila dibandingkan dengan kondisi padang gurun yang kering, maka taman Eden seperti oasis  ditengah padang gurun.  Air sungai–sungai taman Eden  ini adalah kiasan  untuk aliran kehidupan yang berlimpah-limpah pada ALLAH dan yang senantiasa mencurahkan airnya ke dalam dunia ini.  Keberadaan taman ini menggambarkan bahwa manusia berada dalam kehidupan yang penuh kebahagiaan: manusia bebas menjalin persekutuan dengan ALLAH, Sang Pencipta tapi juga diberikan kesempatan untuk menikmati kehidupan melalui ekosistem taman Eden.

 

Sungguh alangkah nyaman dan bahagianya bila kita berada di taman Eden. Kasih dan pemeliharaan TUHAN sungguh nyata melalui pohon kehidupan seperti di taman Eden. Adakah taman seperti itu di sekitar Saudara?  Syukurilah pohon dan taman kehidupan yang ada di sekitar kita.  Apabila  Saudara tidak menemukan pohon dan taman kehidupan seperti yang digambarkan Taman Eden di sekitar Saudara , luangkanlah waktu untuk  berekreasi ke pegunungan. Di sana Saudara akan menjumpai  kesejukan dan kesegaran kehidupan bagai berada di taman Eden. Atau bila mungkin, bangunlah taman seperti taman Eden di sekitar Saudara. Bersekutulah dengan alam ciptaan TUHAN dan rasakanlah kehadiran dan kebesaran TUHAN, Sang Pencipta dan Pemelihara kehidupan ini.

 

Mari mensyukuri karya pemeliharaan TUHAN melalui pohon dan taman kehidupan ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»