suplemenGKI.com

2 Timotius 2 : 1 – 7

GAMBARAN KEHIDUPAN KRISTEN.

Bacaan kita hari ini sangat menarik, dimana kehidupan orang percaya digambarkan dengan beberapa gambaran yang hidup dan dinamis. Ada hal-hal yang harus dikerjakan dan diperjuangkan untuk hasil akhir yang diharapkan, sehingga kehidupan kekristenan kita tidak mengrcewakan.

Pertanyaan pendalaman.

  1. Apa yang dihadapi Timotius sehingga Paulus menasehati, hai anakku jadilah kuat oleh kasih karunia ? ( ayat 1 ).
  2. Apa maksud rasul Paulus dengan memakai gambaran seorang prajurit ? (ayat 3-4)
  3. Apa maksud rasul Paulus dengan memakai gambaran seorang olahragawan ? (ayat 5)
  4. Apa maksud raul Paulus dengan gambaran seorang petani  ? ( ayat 6 )

Renungan.

Ketika rasul Paulus menulis surat ini kepada Timotius, Ia berada dalam penjara. Paulus menyadari mungkin hidupnya akan segera berakhir. Paulus sendiri menyadari bahwa menjadi pelayan Kristus tidaklah mudah, penuh tantangan dan penderitaan. Dan dengan sapaan yang manis Paulus menguatkan Timotius yang masih muda menjadi pelayan Kristus, “hai anakku jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus”. Walaupun menjadi pelayan Kristus itu penuh tantangan dan penderitaan janganlah takut dan kecewa bila harus menderita, karena Kristus akan memberi buah abadi yang sangat indah. Untuk hal tersebut rasul Paulus memberi gambaran tentang perjuangan Kristen.

Gambaran pertama : Tentang seorang Prajurit. (ayat 3-4).

Paulus mencoba membandingkan iman Kristen (Hamba Kristus) seperti prajurit Romawi. Ada hal-hal penting tentang prajurit Romawi. Pertama, bahwa Prajurit menuntut kosentrasi. Dalam peraturan Romawi melarang prajurit terlibat dalam pekerjaan sipil untuk mencari penghasilan, prajurit harus konsentrasi dalam tugas ketentaraan. Hal ini mengajarkan bahwa orang Kristen harus konsentrasi dalam kekristenannya ,artinya dalam segala hal harus memunculkan iman kristennya. Kedua syarat seorang harus bersedia berkorban. Jika kita adalah orang Kristen kita juga harus rela berkorban.

Gambaran kedua : seorang Olahragawan/ Atlet. (ayat 5 ).

Seorang atlet harus memiliki disiplin yang tinggi dalam latihan dan mengolah kelebihannya sedemikian rupa sehingga ia siap dalam pertandingan. Dan dalam pertandingan ia harus mematuhi semua peraturan. Kekristenan juga seperti itu, kita harus memiliki disiplin yang tinggi dalam mengasah iman sehingga kita siap menghadapi pertandingan iman.

Gambaran ketiga : seorang petani.

Seorang petani biasanya adalah seorang yang bekerja dan menunggu, ia harus sabar bahwa pertaniannya tidak bisa memberi hasil dengan cepat, ia harus sabar sambil melihat pertumbuhan tanamannya dengan seksama sampai waktu panin tiba. Apabila panin tiba ia akan bekerja keras  tampa mengenal waktu ia akan bekerja terus untuk hasil paninnya.

Demikian halnya dengan seorang Kristen, perjuangan orang Kristen bukannya tanpa tujuan melainkan punya arah tertentu bahwa setelah perjuangan dalam kehidupan kekristenannya akan datang sukacita dari sorga. Amin.

“Semakin besar perjuangan iman kita semakin besar pula sukacita yang kita terima”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*