suplemenGKI.com

Mazmur 70

NANTIKANLAH TUHAN

 

Pengantar
Masa pandemi membuat kita mendeskripsikan ulang arti penderitaan dalam kehidupan kita. Di masa yang tidak terduga ini, kehidupan banyak orang berubah. Kesulitan dirasakan oleh semua orang dan semua berupaya untuk tetap bertahan dalam segala penderitaan yang dialami. Bagian bacaan kita adalah salah satu doa yang diungkapkan pemazmur saat mengalami kehidupan yang berat dan penuh derita. Melalui bacaan ini kita akan belajar bersama bagaimana keyakinan iman seorang pemazmur membuatnya bertahan dalam masa berat yang ia alami.

Pemahaman

Ayat 2-4               Apakah yang dialami oleh pemazmur? Kepada siapakah ia mengharapkan pertolongan?

Ayat 5-6               Apakah yang dirasakan pemazmur saat mengalami pertolongan Tuhan?

Pemazmur dalam bacaan ini mengalami kesulitan karena hidup dalam tekanan dari para musuh. Ia hidup menderita dan sepertinya ia hidup sangat dekat dengan maut. Dalam situasi yang sangat sulit itu, pemazmur memperlihatkan keyakinan imannya kepada Tuhan. Dalam situasi sulit itu, ia tidak meninggalkan Tuhan bahkan menyalahkan Tuhan atas apa yang ia alami, tetapi ia terus berharap pertolongan dari Tuhan. Ia yakin bahwa Tuhan akan memberikan pertolongan dan menyelamatkan dirinya dari para musuh.

Pemazmur menggambarkan bahwa kebahagiaan yang ia rasakan ketika menaruh pengharapan kepada Tuhan. Karena keyakinan pemazmur, ia merasakan sukacita untuk dapat terus bertahan dalam segala penderitaan yang ia alami. Meskipun penderitaan itu masih ia alami, pemazmur tetap merasakan bahagia karena Tuhan tetap ada bersamanya melewati masa-masa penuh kesulitan itu.

Pemazmur memperlihatkan kepada kita bahwa menderita adalah bagian dari kehidupan yang terkadang harus kita hadapi. Ketika penderitaan dan pergumulan itu kita alami, kita belajar untuk punya keyakinan yang sama seperti pemazmur untuk menaruh pengharapan kita kepada Tuhan. Pemazmur menyakini bahwa Tuhan akan menolong dan karena itu ia tetap bertahan untuk menanti pertolongan yang akan Tuhan berikan saat penderitaan itu dapat dilewatinya. Dalam menanti pertolongan Tuhan, pemazmur tidak berhenti untuk percaya bahwa Tuhan tetap ada bersama dengannya melewai masa sulit itu.

Penantian pertolongan Tuhan tidak jarang membuat kita hilang harapan dan menjauh dari Tuhan. Ketika kita merasa penantian kita sepertinya sia-sia, di saat itulah kita mengingat yang dilakukan pemazmur, tetaplah berseru dan memohon kepada Tuhan karena pertolongan Tuhan akan diberikan tepat pada waktunya.

Refleksi
Ketika kita menanti pertolongan Tuhan saat penderitaan datang, kita sering berhadapan kekecewaan karena pertolongan itu tidak datang seperti yang kita harapkan. Belajar dari pemazmur, kita diajak untuk tetap menanti pertolongan Tuhan dalam pengharapan bahwa Tuhan tetap ada bersama kita terutama di dalam masa-masa tersulit dalam kehidupan kita. Dalam pengharapan itu, kita dikuatkan untuk tetap bertahan dan tidak hilang keyakinan kepada Tuhan.

Tekadku
Ya Tuhan, mampukanlah aku hari ini untuk bertahan dalam segala pergumulan yang harus aku hadapi. Kuatkanlah iman kami sehingga selalu menaruh pengharapan kepada Tuhan sehingga dalam segala kesulitan kami, kami dimampukan menjadi pribadi yang baik dan berkenan di hadapan Tuhan.

Tindakanku
Semakin tekun berdoa dan tidak lupa mendoakan setiap sahabat, keluarga yang sedang bergumul di masa pandemi ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«