suplemenGKI.com

Roma 8:6-11.

 

Keselamatan Dan Iman Adalah Anugerah Dari Tuhan

 

Pengantar:
Surat Roma ini ditulis sekitar tahun 55-56 Masehi, sebelum Paulus berada di kota Roma. Paulus mendengar, jemaat di Roma telah mengalami kemajuan iman kepada Yesus Kristus, sehingga Paulus sampai memuji mereka (Rm 1:8) Namun di sisi lain Paulus juga mendengar bahwa mereka ternyata belum memahami dan menghayati berita Injil secara utuh (1:15-17) Pemahaman mereka baru sebatas sadar bahwa manusia berdosa dan berkesempatan untuk memohon pengampunan dari Tuhan.Menurut Paulus itu belum cukup jika tidak disertai dengan perjuangan untuk menuju pada perubahan hidup yang radikal dengan meninggalkan keinginan daging dan mentaati firman Allah sebagai buah dari iman kepada Tuhan Yesus.  

Pemahaman:

  1. Apa yang hendak dijelaskan oleh Paulus dalam ayat. 6-8?
  2. Apa yang dimaksud oleh Paulus tentang hidup dalam Roh pada ayat 9?
  3. Bagaimana hidup orang percaya dalam kaitannya dengan kebangkitan Tuhan Yesus?

Paulus hendak menjelaskan secara sistematis – praktis penjabaran Injil secara utuh walaupun singkat terkait dengan hidup dalam daging dan hidup oleh Roh. Menurut Paulus keselamatan dan iman adalah anugerah rohani yang tidak berasal dari usaha manusia dalam daging, melainkan dari Yesus melalui Roh Kudus. Ketika manusia masih mementingkan keinginan daging berarti ia masih hidup di bawah  pengaruh kedagingan. Itu pasti tidak akan membawa pada keselamatan, melainkan pada kebinasaan atau maut.

            Menurut Paulus, Roh Kuduslah yang menggerakkan orang percaya kepada damai sejahtera yang mengantarnya pada ketaatan kepada firman Tuhan sebagai buah dari keselamatan.

            Orang  yang hidup di dalam Roh Kudus, pasti akan menunjukkan kehadiran Kristus dalam kehidupannya, yang mewujud melalui hidup yang berjuang untuk kebenaran dan mengabaikan keinginan daging. Sekalipun terkadang dagingnya mengalami godaan, tetapi ia akan lebih menghidupkan Kristus dalam hidupnya sehingga ia akan mampu menjalani dan memaknai hidup yang Allah sediakan baginya dengan ketaatan pada firman Tuhan dan melawan keinginan-2 daging atau dosa. Ia percaya bahwa Allah senantiasa siap menolongnya untuk meninggalkan keinginan-keinginan daging, dan hidup menurut Roh Kudus yang menghidupkannya.

Refleksi:
Renungkan sejenak, apakah kita masih suka berseteru satu dengan lain, jika ya berarti kita belum taat pada firman Tuhan secara utuh. Berarti kita belum hidup dalam keselamatan dan iman sebagai anugerah Tuhan Yesus.

Tekad:
Tuhan, tolonglah agar saya tidak terjebak pada hidup dalam daging, saya mau hidup dalam Roh Kudus agar dapat menghidupkan Kristus dalam hidupku.

Tindakan:
Mulai sekarang saya belajar menghidupkan kuasa Roh Kudus dalam hidupku, agar keinginan daging dapat dikalahkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«