suplemenGKI.com

Bacaan : Titus 2 : 11 – 14.

Thema : Hadiah terbesar dari Tuhan.

PENGANTAR.
Tuhan sangat mengenal manusia, apa yang menjadi pergumulan sampai kepada kebutuhan yang paling mendasar Tuhan mengetahui.  Untuk itu Tuhan ingin memberikan sesuatu yang sangat penting  dan dibutuhkan manusia. Apa itu ? Titus 2 : 11 mengatakan, “….Kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata”. Inilah hadiah dari Allah yaitu kasih karunia.

PEMAHAMAN.

  1. Apakah kasih karunia Allah itu ? ( ayat 11-14)
  2. Bagaimana wujud kasih karunia Allah yang diberikan kepada manusia ?
  3. Bagaimana Allah melihat kebutuhan mendasar dari kehidupan manusia ?

Kasih karunia adalah kemurahan hati Allah kepada manusia yang sebenarnya  tidak layak menerima kemurahan hati Allah. Namun dengan penuh cinta kasih memberikan-Nya kepada manusia. Apa wujud kasih karunia Allah tersebut ? wujudnya adalah “penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar  dan Juruselamat kita Yesus Kristus”. Dengan kata lain bahwa Allah Bapa memberikan Putra-Nya yang tunggal Yesus Kristus sebagai hadiah kepada manusia. Yesus Kristus yang diberikan kepada manusia sebagai hadiah dapat memenuhi apa yang menjadi kebutuhan mendasar manusia. Apa itu ?

Pertama : Damai. Manusia sangat membutuhkan damai dalam hidupnya. Banyak orang yang hidupnya penuh dengan konflik. Konflik dengan orang lain, dengan diri sendiri bahkan dengan Tuhan. Lho kok bisa konflik dengan Tuhan ? ketika manusia melanggar kehendak Tuhan dan pengabaian terhadap Firman-Nya maka ia berkonflik dengan Tuhan. Itu sebabnya banyak orang yang resah dan putus asa karena konflik-konflik yang dihadapinya. Dan yang dibutuhkannya adalah damai. Sedangkan untuk mengalami damai itu bisa terjadi melalui Yesus Kristus.

Kedua : Harapan. Ayat 13…”menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia…..dst. banyak orang mengambil jalan pintas ketika kehilangan pengharapan dan kasih karunia itu membawa pengharapan kepada kita. Bukan pengharapan yang didasarkan kepada kemampuan manusia tetapi pengharapan yang dasarkan pada kesanggupan Allah. Pengharapan inilah yang menuntun kita untuk rajin berbuat baik sebagai tanda syukur atas kasih karunia yang Tuhan anugerahkan. Amin.

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkan : apakah saudara adalah orang yang layak menerima kasih karunia Allah ? apakah saudara membutuhkan damai ? apakah yang menjadi pengharapan saudara ?

TEKADKU.
Ya Tuhan, sungguh saya berterima kasih untuk kasih karunia-Mu yang Engkau hadiahkan kepadaku.

TINDAKANKU.
Sebagai tanda ucapan syukur saya kepada Tuhan mulai atas kasih karunia-Nya maka saya akan terus melakukan kebaikan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*