suplemenGKI.com

Lukas 8:26-35.

Yesus Penguasa Segala Sesuatu.

Adolf Hitler, terkenal sepanjang sejarah sebagai penuasa yang sangat kejam. Dia bisa memerintahkan tentaranya untuk menghabiskan ribuan bahkan jutaan orang dalam waktu singkat. Kita ingat sejarah mencatat, tentang jutaan rakyat Yahudi dibasmi oleh Hitler dalam Camp konsenterasi dengan gas beracun.  Banyak orang mengatakan Hitler adalah manusia terkejam yang pernah ada di dunia. Tetapi ironisnya Hitler tidak berkuasa menaklukan tentara sekutu yang menyerangnya dengan senjata seperti yang dimilikinya. Dan yang lebih ironis lagi Hitler tidak berkuasa sedikitpun untuk melawan kematianya. Alkitab mencatat bahwa hanya ada satu pribadi yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka, yaitu Yesus (Mat 10:28)

Dalam Lukas 8 ini kita menyaksikan kuasa Yesus terhadap alam dan roh jahat yang merasuki orang Gerasa itu. Selama ini tidak ada yang bisa menaklukan roh jahat itu, yang terjadi justru membuat orang banyak ketakutan apabila orang yang kerasukan itu berkeliaran.

Pertanyaan-pertanyaan penuntun:

  1. Apa yang menjadi motivasi Yesus mengusir roh jahat dari orang gerasa itu?
  2. Apa dampak dari pengusiran roh jahat terhadap orang gerasa yang kerasukan setan itu?

Renungan:

Banyak orang membaca kisah heroik ini hanya sekedar kagum bahwa Yesus berkuasa mengusir roh jahat dari orang gerasa. Bahkan ada juga yang memahaminya karena Yesus adalah Allah yang berkuasa maka Dia pasti sanggup melakukanya. Atau ada juga yang menilai apa yang Yesus lakukan itu hanya sebuah cerita di Alkitab yang sengaja dimasukan supaya Alkitab menarik untuk dibaca. Wah yang terakhir ini jangan sampai ada dalam pikiran saudara.

Paparan tentang pengusiran roh jahat itu sengaja ditonjolkan oleh Lukas, untuk menunjukan bahwa Yesus berkuasa atas alam dan segala kuasa jahat. Selain itu, juga untuk menyatakan bahwa Yesus adalah penguasa segala yang ada, tidak ada yang lain selain Yesus. Karena Yesus adalah penguasa segalanya maka Yesus harus menghacurkan segala bentuk penguasa-penguasa lain yang ingin menghancurkan manusia ciptaan-Nya yang adalah mandataris Allah. Manusia sebagai mandataris Allah harus menyembah dan takluk di bawah kuasa Yesus yang adalah Allah. Jika ada manusia yang dipakai dan dikuasai oleh iblis maka Yesus akan menghancurkan penguasa-penguasa tersebut (ay. 28-29)

Dampak dari pengusiran roh jahat itu adalah sebuah kebebasan, kelepasan dan kemerdekaan dialami oleh orang yang kerasukan setan sekian lama itu. Kalimat “ditinggalkan setan-setan…” dikenakan kepada orang gerasa yang sudah pulih itu, mengindikasikan bahwa kemenangan Yesus atas penguasa-penguasa lain itu tuntas dan tidak ada kemungkinan bagi setan untuk berkuasa lagi atas orang tersebut. Hal yang menarik adalah ketika orang banyak datang dan melihat orang gerasa yang sudah pulih itu, mereka menjadi takut, mengapa? Karena pikiran mereka masih terpaku pada kuasa setan yang selama ini berkuasa terhadap orang itu.

Inilah sikap dan pikiran banyak orang Kristen hari ini, mereka tahu bahwa Yesus adalah penguasa segala sesuatu termasuk dirinya, tetapi pengakuan itu masih sebatas melihat dan mendengar atau masih sebatas pengetahuan. Belum menyentuh ke dalam hati mereka sehingga terkadang tidak menyadari bahwa mereka masih dikuasai penguasa yang bukan Yesus. Itulah iman yang sebatas pengetahuan. Jika kita ingin mengalami bahwa Yesus adalah penguasa, maka buka hati untuk sentuhan menerima kuasa-Nya, bukan hanya tahu tetapi harus mengalami kuasa Yesus itu.

Ketika engkau tidak berdaya, jangan hanya pernah mendengar bahwa Yesus penguasa, tetapi rasakan dan yakini bahwa Yesus berkuasa memulihkan keadaanmu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«