suplemenGKI.com

1Timotius 2:5-7

Kristus Mau Menjadikan Kita Mitra Pengantara Bagi Orang Lain

Dulu saya mempunyai pemahaman yang istimewa terhadap kurir (anda tahu kurir? Orang yang tukang keliling antar surat) Bagi saya, karena kurir yang setiap hari kerjanya mengantar surat maka dia banyak memahami tentang surat. Terutama ketika saya memperhatikan bahwa kurir itu mengetahui semua alamat surat dan biasanya mereka berani menargetkan bahwa sekian banyak surat itu akan selesai diantar dalam waktu satu hari atau setengah hari. Suatu kali setelah saya terima surat dari kurir itu secara spontan saya bertanya “Pak kurir, apa kira-kira isi surat ini?” lalu dijawab oleh kurir “Isinya pasti kabar baik pak” Dan ketika saya membuka surat itu ternyata undangan untuk mengikuti seminar di Jakarta dengan transfortasi serta akomodasi dibiayai oleh pihak yang mengundang, jelas itu adalah kabar baik buat saya. Dalam hati saya hebat juga si kurir, sampai tahu isi surat tersebut. Tentu waktu itu hanya suatu kebetulan tebakkan dia benar, yang jelas mana mungkin kurir berani membuka dan membaca isi surat yang bukan untuk dia. Tetapi itulah pemahaman saya dulu tentang kurir.

Kemarin kita belajar bahwa untuk mengalami hidup tenang dan tentram, kita harus bisa mempedulikan orang lain melalui doa kita sebagaimana Kristus telah mengasihi kita. Hari ini kita akan mengetahui bahwa Kristus adalah pengantara dan sekaligus berkuasa atas hidup kita yang dikasihi-Nya.

Penting bagi kita untuk memahami mengapa Kristus selain sebagai pengatara juga berkuasa atas setiap orang yang diperantarai-Nya:

  1. Apa yang anda pahami melalui pernyataan Paulus dalam ayat. 5-6?
  2. Apa tujuan Paulus menegaskan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai pemberita, Rasul dan pengajar di ayat. 7?

Renungan:

Kristus adalah Allah yang Esa dan berkuasa, Dia telah datang ke dunia ini atas kuasa dan kasih-Nya kepada manusia yang berdosa. Berarti Dia datang di dalam diri-Nya dengan kuasa di dalam diri-Nya dengan membawa kabar baik yang juga adalah diri-Nya sebagai pengantara bagi kita manusia yang berdosa. Tetapi sekalipun Dia disebut pengantara bagi kita, bukan berarti Dia tidak tahu apa yang Dia bawa bagi kita. Dia membawa apa yang Dia tahu, Dia punya dan Dia tahu itu penting bagi keselamatan kita, Dia selain sebagai pengatara Dia juga sebagai isi atau pelaku dari pengantara demi keselamatan kita.  Untuk itu jangan pernah  mengabaikan Dia sebagai pengantara kita dengan sikap acuh, kurang respon terhadap Dia yang telah menjadi pengantara sekaligus penyelamat kita dengan segala kasih, pengorbanan dan kerelaan-Nya.

Karena kita hanya mengharapkan belas-kasihan Dia, maka kita benar-benar harus mempercayai Dia dalam hidup kita. Kita adalah orang-orang yang akan binasa jika Sang pengantara itu tidak datang kepada kita untuk menyelamatkan kita. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mempercayai Dia dan beriman kepada Dia Allah yang Esa yang tidak ada duanya, Dialah juruselamat kita.

Hari ini Kristus Sang pengatara kita yang berkuasa menyelamatkan kita telah menyelesaikan karya-Nya sebagai pengatara dan penyelamat kita, namun Dia juga memanggil dan memberi kuasa kepada manusia untuk menyebar-luaskan karya keselamatan-Nya kepada dunia, agar memiliki iman dan kebenaran kepada Tuhan Yesus sehingga mendapatkan kabar baik yang sejati yaitu keselamatan dari Kristus. Dia telah mempercayakan kita sebagai mitra-Nya untuk menjadi mengantara bagi banyak orang. Itulah yang ditekankan Paulus dalam penegasan dirinya sebagai yang telah ditetapkan sebagai pemberita, rasul dan pengajar. Kita semua sebagai gereja juga telah ditetapkan-Nya untuk menjadi pemberita kabar baik bagi keselamatan dunia, mari kita terus memberitakan injil keselamatan dari Kristus kepada sekeliling kita, karena untuk itulah kita dipanggil.

“Jadilah saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung Bumi”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*