suplemenGKI.com

Mazmur 139:1-6, 13-18

HORMAT DAN TAKUTLAH AKAN ALLAH

 

Pengantar

Kemanakah aku dapat pergi, Menjauhi rohMu Tuhan

Ku berlari mendaki ke langit

Namun Engkau ada disana …………

 Bagi penggemar penyanyi rohani Maria Shandi, sepenggal lirik lagu ini seharusnya tidak lagi asing. Lirik lagu diatas merupakan bagian dari lirik lagu yang berjudul Allah Maha Tahu. Lagu ini seirama dengan teks bacaan hari ini. Daud dalam mazmur pujiannya juga menyampaikan kemahakuasaan dan kemahatahuan Allah yang tidak dapat dibatasi oleh apapun.

Pemahaman

Ayat 1 – 6              Pengakuan apakah yang disampaikan Daud dalam nyanyiannya ?

Ayat 13 – 18         Dalam pandangan Daud siapakah yang telah membentuk dirinya bahkan juga seluruh umat ?

Daud menaikkan nyanyian yang berisi pengakuan iman atas kemahakuasaan dan kemahatahuan Allah. Nyanyian ini memperlihatkan kedalaman penghayatan iman seorang Daud. Daud menyadari dan mengakui sepenuhnya bahwa Allah adalah Allah yang maha mengetahui dan mengenal ciptaan-Nya. Manusia tidak bisa bersembunyi dan menyembunyikan apapun dihadapan Allah.

Allah mengenal ciptaan-Nya dan Allah juga yang telah membentuk semuanya. Manusia tidak dapat menyelami apa yang telah dikerjakan oleh Allah. Semua sungguh misterius dan tidak dapat dijelaskan oleh pikiran manusia.

Nyanyian Daud menyampaikan pesan betapa lemah dan terbatasnya manusia dihadapan Allah. Allah adalah Allah yang berkuasa dan mengetahui segala sesuatu. Secara tidak langsung Daud hendak mengingatkan setiap orang untuk memiliki rasa hormat dan takut kepada Allah. Sebab pada kenyataannya, manusia seringkali tidak sadar akan keterbatasan dirinya. Bahkan manusia memperlihatkan sikap yang arogan seolah mereka memiliki kekuasaan dan bisa berlaku seenaknya. Perhatikan situasi dan kondisi saat ini. Manusia yang merasa diri kuat dan memiliki kuasa menekan mereka yang lemah. Saat ini ada banyak orang tidak mengenal rasa hormat dan takut kepada Allah. Mereka dengan seenaknya melakukan kejahatan dan hal-hal yang tidak berkenan dihadapan Allah.

Refleksi
Manusia seringkali lupa bahwa mereka adalah ciptaan yang memiliki keterbatasan. Dalam keterbatasan itu manusia seharusnya menyadari bahwa ada Allah yang memiliki kuasa tak terbatas dan mengetahui semua hal yang dilakukan manusia. Manusia sudah sepantasnya memiliki rasa hormat dan takut kepada Allah serta sepenuhnya menyandarkan hidup dan masa depan kepada Allah.

Tekadku
Ya Allah, kami sadar akan keterbatasan kami. Kami sadar Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Bahkan hidup kami dan masa depan kami. Kepada-Mu kami berserah. Mampukan kami hidup seturut dengan kehendak-Mu.

Tindakanku
Melakukan hal-hal baik dan benar dalam persekutuan, keluarga dan masyarakat. Tidak bertindak arogan dan semena-mena.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«