suplemenGKI.com

Ibrani 4:12-13

Kedahsyatan Firman Allah

            Setiap orang yang telah menyerahkan dirinya menjadi milik Tuhan, dengan sendirinya ia harus menyadari bahwa Tuhan-lah yang seharusnya memimpin dan mengatur hidupnya. Kepemimpinan dan pengendalian Tuhan terhadap manusia milik-Nya selalu didasari oleh pengetahuan Tuhan yang sempurna terhadap manusia milik-Nya. Maka jikalau kita sebagai milik Tuhan, tetapi baik disadari atau tidak, kita mencoba untuk tidak mengizinkan Tuhan memimpin dan mengatur hidup kita, itu adalah tindakan yang sia-sia, sebab kita akan berjalan dalam kesesatan di belantara kehidupan yang misteri ini. Mengapa demikian, karena sebenarnya kita ini tidak mengenal kehidupan kita sendiri, jadi mana mungkin kita bisa memimpin hidup kita apalagi mengatur kehidupan kita sendiri tanpa pertolongan Tuhan yang adalah firman yang hidup itu! Hari ini kita akan belajar tentang esensi Firman Tuhan yang hidup itu, supaya kita menyadari bahwa sesungguhnya kita sangat bergantung dan membutuhkan firman Tuhan senantiasa dalam hidup kita.

 Pertanyaan-pertanyaan penuntun:

  1. Apa yang hendak diungkapkan oleh penulis Ibrani melalui ayat 12-13 ini?
  2. Bagaimana sifat-sifat dari firman Allah yang hidup itu?
  3. Bagaimana sikap kita terhadap kedahsyatan firman Allah yang hidup itu? 

Renungan:

            Dalam bagian ini, penulis Ibrani secara tidak langsung ingin mengungkapkan tentang pribadi Allah sendiri dalam diri Tuhan Yesus Kristus sang firman yang hidup itu. Pribadi Tuhan Yesus itu dinyatakan secara representatif melalui firman Tuhan yang riil yang selalu bersama-sama dengan setiap orang percaya ketika ia membaca dan merenungkan firman Tuhan. Itu sebabnya kita harus menyadari, setiap kali kita membaca dan merenungkan firman Tuhan, berarti kita sedang berhadapan dengan pribadi Allah yang maha dahsyat dan berkuasa di dalam firman-Nya.

            Dalam bagian ini pula penulis Ibrani secara gamblang dipaparkan, bagaimana sifat-sifat dari firman Allah, yaitu: Hidup, kuat, tajam, efektif dalam karya-Nya serta maha segala-galanya. Dan firman Tuhan itu selalu terkait dengan kehidupan manusia, untuk memimpin, menuntun dan mengendalikan hidup manusia. Oleh sebab itu jika kita sungguh-sungguh mempercayakan firman Tuhan menguasai, memimpin serta mengendalikan hidup kita, maka hidup kita akan dididik, diperbaharui, ditempelak/ditelanjangi/diingatkan sehingga kita mengerti siapa diri kita sebenarnya di hadapan Tuhan. Firman Tuhan itu akan menyucikan hidup kita dari dosa (Yoh 15:3) firman Tuhan akan memperbaiki yang salah, mengajar yang benar  dan sebagainya untuk mengarahkan kita pada pertumbuhan iman yang dikehendaki oleh firman yang hidup itu  sendiri (2Tim 3:16)  Firman Tuhan itu sangat berdayaguna, untuk mentransformasi kehidupan manusia, tidak ada yang tersembunyi di hadapan firman Tuhan. Oleh karenanya kita harus menyerahkan seluruh hidup kita baik dari segi emosional maupun dari segi intelektual kepada pimpinan dan pengendalian firman yang hidup itu, maka niscaya kita tidak akan tersesat, tidak akan terjebak karena ketidak tahuan kita tentang siapa diri kita.

            Melalui kesadaran akan kedahsyatan firman Tuhan yang hidup itu, maka kita tidak akan bermain-main dalam hidup kita, tidak akan mencoba-coba menjauh atau bersembunyi dari hadirat Tuhan. Karena sesungguhnya kita ini telanjang di hadapan Tuhan, maka marilah kita membiarkan Tuhan memimpin hidup kita, menyelidiki hati kita dan mengendalikan kelakuan kita dengan firman-Nya setiap hari melalui kesetiaan, ketekunan dan kerendahan hati  membaca dan merenungkan firman-Nya senantiasa. Tuhan memberkati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«