suplemenGKI.com

Selasa, 23 Oktober 2012

Yeremia 31:7-9


Seorang anak kecil dijanjikan oleh ayahnya akan dibelikan sepeda baru di hari ulang tahunnya. Sepeda itu belum ada tapi si anak sangat bersukacita. Dia membayangkan betapa gembiranya bersepeda bersama teman-temannya. Ia merasa ayahnya sangat baik karena telah berjanji memberi hadiah sepeda. Janji seorang bapak dapat membawa sukacita dalam hidup anaknya. Apalagi janji TUHAN. Bacaan hari ini mengisahkan sukacita yang akan dialami Israel saat mereka berpegang pada janji TUHAN.

Pendalaman Teks Alkitab 


• Ayat 7 : Bagaimanakah suasana hati umat yang menerima janji TUHAN?
• Ayat 8-9 : Perkara besar apa saja yang dijanjikan TUHAN bagi umat Israel sehingga mereka bersukacita?
• Apakah janji TUHAN yang membuat Saudara bersukacita?

Renungan


Janji pemulihan itu akan membawa sukacita yang besar. Mereka akan bersorak, berseri-seri, menari bersama-sama. Perkabungan mereka berubah menjadi kegirangan. TUHAN sendiri akan menghibur, menyukakan, dan memuaskan jiwa mereka. Berbagai ungkapan tersebut cukup menjelaskan betapa dahsyat perombakan yang akan terjadi pada umat TUHAN sewaktu dipulihkan TUHAN. Sisa-sisa Israel sungguh mengalami karya besar TUHAN yang membuat mereka sangat bersukacita. Mereka adalah orang-orang yang setia kepada TUHAN. TUHAN tidak memandang siapa mereka, dari Yehuda ataukah Israel Utara, asalkan mereka setia kepada TUHAN, maka mereka akan mengalami karya besar pemulihan dari TUHAN. Bagaimanakah karya pemulihan bangsa Israel digambarkan ?

Gambaran pertama: Israel Utara selama ini dipandang telah hidup jauh dari TUHAN oleh orang-orang Israel Selatan (Yehuda), tapi ternyata TUHAN menyelamatkan mereka. Bukankah ini berkat luar biasa yang membawa sukacita?

Gambaran kedua: Orang buta dan lumpuh serta perempuan mengandung dikumpulkan dari ujung bumi. Dalam tradisi Yahudi, orang buta dan lumpuh dikenal sebagai orang yang terkena hukuman akibat dosa yang telah mereka lakukan. Jadi mereka menderita akibat dosa-dosa mereka. Sedangkan perempuan dalam strata sosial Yahudi menempati urutan di bawah laki-laki. Bahkan saat itu perempuan disetarakan dengan budak. Ternyata TUHAN justru memperlihatkan kasih sayangnya pada mereka. Berita ini membawa sukacita bagi mereka.

Gambaran ketiga: Selama ini Israel berada dalam tangisan dan keluhan atas penderitaan yang mereka alami; seolah-olah TUHAN jauh dan tidak peduli dengan mereka. Namun dalam ayat 9 digambarkan TUHAN sebagai Pribadi yang begitu dekat dengan mereka. Bahkan TUHAN tidak hanya berkenan menolong mereka namun juga menghibur mereka. Penderitaan digantikan dengan sukacita yang ditandai dengan pimpinan TUHAN untuk membawa mereka ke sungai-sungai dan kepada jalan yang rata agar mereka tidak lagi letih dan menderita. TUHAN berperan sebagai BAPA yang menolong, menghibur dan membawa sukacita bagi anak-anak-Nya. TUHAN menjadikan Israel sebagai anak-Nya. Betapa bersukacitanya menjadi anak-anak yang disayang TUHAN. Sukacita menerima janji TUHAN dialami Israel manakala Israel mempercayai ALLAH sebagai BAPA yang penuh kasih sayang.
Gambaran pemulihan Israel ini menunjukkan betapa besar kasih dan kuasa TUHAN yang bekerja dalam kehidupan umat-Nya. Itulah janji TUHAN bagi umat-Nya. Bagian umat adalah membangun relasi baik dengan BAPA sehingga dapat percaya dan mensyukuri janji-janjiNya. Segala persoalan dan beban penderitaan akan bisa dijalani dengan sukacita apabila Saudara percaya dan mensyukuri janji yang diberikan BAPA.

Jalani hari ini dengan sukacita,

sebab ada janji BAPA yang mengasihi Saudara!

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*