suplemenGKI.com

JANJI ALLAH

15/12/2014

Selasa, 16 Desember 2014

II Samuel 7:1-11, 16

Pengantar

Allah, Sang Misteri, seringkali tidak dapat dimengerti oleh manusia. Hidup manusia menjadi hidup yang penuh dengan pertanyaan. Terkadang apa yang kita pikirkan berbeda dengan yang Allah lakukan bagi kita. Kita bahkan seringkali luput melihat bahwa di dalam berbagai misteri yang kita jalani, ada janji Allah yang hendak Ia genapi. Bagaimanakah kita bisa melihat janji Allah di tengah misteri kehidupan yang kita jalani?

Pemahaman

  • Apa yang Daud pikirkan mengenai tabut Allah? (ayat 2) kemudian apa yang Natan katakan pada ayat 3 terkait pikiran Daud tersebut?
  • Apa yang menjadi pemikiran Tuhan terkait rencana Daud tersebut? (5-7)
  • Apa yang kemudian Allah katakan kepada Daud? Adakah unsur janji Allah dalam perkataan tersebut? (8-11, 16)

Daud mengalami secara pribadi bagaimana pemikirannya dan pemikiran Natan tidak sesuai dengan pikiran Allah. Adalah sebuah kepercayaan di bangsa Israel ketika itu bahwa seorang raja diharuskan untuk membangun rumah bagi Allah. Dalam hal ini Daud menginginkan tabut Allah tidak lagi diletakkan di tenda tetapi di suatu rumah. Natan pun berpikir demikian. Akan tetapi, Tuhan justru berpikiran sebaliknya. Ia tidak ingin dibangunkan rumah. Allah justru tetap menginginkan kemah sebagai kediaman-Nya. Bahkan, Allah justru berjanji kepada Daud bahwa Ia akan senantiasa mengaruniakan kemanan dan memberikan keturunan kepada Daud. Bahkan Ia akan mengokohkan keluarga dan kerajaan Daud. Di dalam Kekristenan, janji Allah tersebut dipercaya kemudian digenapi dalam kehadiran Yesus.

Di minggu Adven ini, kita kembali diingatkan bahwa apa yang dipikirkan oleh manusia tidaklah sama dengan apa yang dipikirkan Allah. Mungkin sering dalam hidup ini kita menjalani sebuah kehidupan yang membingungkan, penuh pertanyaan sampai kita sering bertanya “apa maksud Tuhan terhadap hidupku ini?” Melalui kisah Daud, kita kembali diingatkan bahwa sekalipun apa yang terjadi dalam hidup kita terasa berat dan tidak mudah.

serta menyisakan begitu banyak pertanyaan, akan tetapi di balik misteri tersebut, ada janji Allah yang senantiasa menjaga keamanan kita dan mengokohkan kehidupan kita .

Refleksi

Renungkanlah kembali perjalanan hidup Anda. Adakah hal-hal yang berjalan tidak sesuai dengan keinginan Anda tetapi justru menghasilkan sesuatu hal yang baik bagi Anda?

Tekadku

Ya Allah, Sang Misteri, aku mungkin tidak dapat memahami rencana dan rancangan-Mu dalam hidupku tetapi ajarku untuk percaya pada janji-Mu bahwa Engkau menyertaiku.

Tindakanku

Aku akan mengungkapkan doa, kata-kata atau ucapan syukur (misalnya mengucapkan “syukur kepada Allah”) setiap kali  mengalami kondisi yang tidak sesuai dengan keinginanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*