suplemenGKI.com

Kamis, 13 Desember 2012

Filipi 4:6-7

Pengantar

Seorang ibu yang telah berusia lanjut selalu kuatir tiap kali bangun tidur. Ia tinggal seorang diri. Ia kuatir kalau-kalau ia jatuh dan tidak ada yang menolong. Ia juga kuatir bila meninggalkan rumah sebab ia merasa sekarang banyak maling di siang hari. Dan masih banyak hal lain yang selalu ia kuatirkan. Oleh karena itu ia juga tak dapat tidur nyenyak, ia selalu gelisah. Aduh… betapa menderitanya ia. Memang orang yang selalu dihinggapi rasa kuatir tak akan merasakan damai sejahtera. Bagaimanakah nasihat Paulus terhadap hal ini?

Pemahaman

Ayat 6 : Apakah solusi atas kekuatiran yang dinasihatkan dalam ayat ini?
Ayat 7: Apakah dampak dari doa yang dinaikkan dalam ucapan syukur?

Hidup di dunia memang tidaklah mudah. Ada banyak perkara yang sering kali terjadi di luar perhitungan dan kendali kita. Pengetahuan dan kemampuan manusia terbatas. Sayangnya manusia cenderung berfokus pada pengetahuan dan kemampuannya sendiri. Akibatnya orang kuatir. Paulus mengajak kita untuk mengubah fokus hidup, dari berfokus pada diri sendiri menjadi berfokus pada TUHAN. TUHAN sudah dekat. Lihatlah, rasakanlah dan alamilah kehadiran-Nya. Orang yang berfokus pada TUHAN tidak mudah kuatir karena dia akan menyerahkan segala perkara dalam hidup ini pada kuasa TUHAN bukan kuasa dirinya sendiri. Ada banyak hal yang tidak kita ketahui namun TUHAN tahu. Ada banyak hal yang tidak kita mengerti namun TUHAN mengerti. Oleh karena itu sekalipun kita belum tahu dan belum mengerti akan berbagai perkara hidup ini, namun ada TUHAN yang berada di dekat kita dan kuasa-Nya terus bekerja. Hal ini membuat kita merasa lebih tenang dan damai sejahtera.

Fokus kepada TUHAN membuat kita peka mensyukuri segala berkat TUHAN sekaligus berani menyerahkan segala pergumulan hidup dan pengharapan kita pada TUHAN melalui doa. Filipi 4:6 mengatakan “Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada ALLAH dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”.

Doa adalah mensyukuri apa yang sudah ALLAH kerjakan dan apa yang akan ALLAH berikan. Doa yang dilandasi ucapan syukur akan menghasilkan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Damai sejahtera ALLAH ialah ketenangan yang dimiliki ALLAH dan hanya ALLAH yang dapat memberikannya. Frasa, yang melampaui segala akal, pada umumnya dipahami sebagai ketidakmampuan mutlak dari pikiran manusia untuk memahami kedalaman damai sejahtera ALLAH ini. Mungkin lebih tepatnya ungkapan ini berarti bahwa damai sejahtera ALLAH jauh melampaui semua perencanaan cermat dan gagasan cemerlang kita untuk mengatasi kekhawatiran kita.

Kata Phoureõ, “memelihara,” adalah sebuah istilah militer yang berarti “menjaga atau membentengi.” Dengan memakai kiasan yang jitu Paulus melukiskan damai sejahtera ALLAH sebagai seorang pengawal yang bertugas menjaga di gerbang kehidupan batiniah seseorang – pikiran, kehendak dan perasaan.

Refleksi: 

Berdiam dirilah sejenak, ingat-ingat dan daftarkanlah karya kebaikan TUHAN yang Saudara alami selama seminggu ini.

Tekadku

TUHAN, aku berjanji mulai saat ini tidak akan kuatir lagi tentang apapun juga. Aku mau belajar terus mempercayakan hidupku kepada-Mu sebab Engkau ada di dekatku dan menyertai kehidupanku.

Tindakanku

Hari ini aku akan berdoa dengan mensyukuri semua hal yang telah aku terima dari TUHAN.
Aku bersyukur untuk wajahku sekalipun tak secantik dan secakep temanku
Aku bersyukur untuk pasangan hidup yang TUHAN anugerahkan walaupun tak sebaik yang aku mimpikan.
Aku bersyukur untuk……………

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*