suplemenGKI.com

Jumat, 26 Oktober 2012

Ibrani 7:23-28

Siapakah YESUS KRISTUS bagi Saudara? Apakah keistimewaan KRISTUS dibandingkan dengan tokoh lain? Penulis surat Ibrani bermaksud memperlihatkan YESUS sebagai satu-satunya Imam Besar yang telah berhasil memulihkan kembali hubungan antara ALLAH dan manusia.

Pendalaman Teks Alkitab

• Ayat 23-25 : Apakah kelebihan YESUS dibandingkan imam-imam Lewi?
• Ayat 26-28 : Imam besar yang bagaimanakah yang diperlukan untuk menebus dosa manusia untuk selamanya?
• Apakah Saudara bersyukur menjadi pengikut KRISTUS? Mengapa? Apakah yang akan Saudara lakukan untuk menyatakan rasa syukur itu?

Renungan

Imam adalah sebuah jabatan rohani yang hanya dapat dikenakan kepada keturunan-keturunan Harun dan orang-orang Lewi. Seorang imam bertugas sebagai perantara manusia dan ALLAH. Tugas seorang imam adalah mempersembahkan kurban bakaran bagi ALLAH sebagai tanda pertobatan. Upacara ini hanya dapat dilakukan oleh para imam. Di dalam Ibrani 8, kita menemukan bahwa seorang imam sungguh-sungguh dipersiapkan dengan matang. Meskipun keturunan Harun dan orang Lewi, ia belum tentu dapat menjadi seorang imam. Seorang imam dituntut memiliki kesungguhan hati. Ia rela menyerahkan seluruh hidupnya sebagai orang suci.

Penulis surat Ibrani rupanya menyadari kelemahan imam-imam tersebut. Imam-imam tersebut tidak lain adalah manusia yang tidak luput dari dosa. Pada ayat 27, kita menemukan bahwa imam-imam lain malah mempersembahkan kurban bakaran sebagai penebusan dosa pertama-tama untuk diri mereka beserta keluarganya sendiri dan kemudian barulah bagi orang-orang lain. Selain itu, pengurbanan yang demikian malah melahirkan polemik baru seperti: hanya orang-orang kaya saja yang mampu mempersembahkan kurban penebusan, orang-orang yang tidak dapat memiliki uang menimbun dosanya dan bersiap menerima penghukuman Allah. Lebih berbahaya lagi pengurbanan seperti ini malah membuat manusa tidak takut untuk berbuat dosa karena dosa itu sendiri dapat dengan mudah diampuni melalui kurban bakaran. Selain itu pengurbanan seperti ini tidak memberikan janji apa-apa selain pengampunan dosa. Pengampunan dosa hanya terjadi sekali yaitu setiap kali pengurbanan dilakukan. Oleh karena itu dibutuhkan seorang Imam Besar yang menjungkirbalikan hal-hal yang tidak semestinya itu. Imam Besar itu adalah YESUS

Menurut surat Ibrani, YESUS adalah satu-satunya Imam Besar. YESUS tidak mengurbankan hewan tetapi Ia sendiri menjadi kurban penebusan itu sendiri. Ia tidak berkurban untuk diri-Nya sendiri, sebagaimana dilakukan imam-imam Lewi, melainkan bagi semua orang berdosa. Pengurbanan YESUS tidak dilakukan terus menerus tetapi hanya sekali untuk selama-lamanya. Dosa melekat dalam diri manusia karena hubungan yang rusak dengan ALLAH. Hubungan yang rusak itu telah dipulihkan melalui pengurbanan-Nya. Manusia tidak membutuhkan pengurbanan hewan. Selain itu, hal yang terpenting adalah bahwa melalui pengurbanan yang hanya satu kali untuk selamanya itu memberikan janji bagi kita semua yaitu keselamatan. KRISTUS sebagai Imam Besar telah memulihkan hubungan kita dengan BAPA selamanya.

Betapa berbahagianya setiap orang yang percaya kepada KRISTUS sebab kita memiliki Juruselamat dan Imam Besar yang memulihkan kita dari dosa. Apakah Saudara merasakan kebahagiaan itu? Apakah Saudara makin mantap menjadi pengikut KRISTUS? Apakah Saudara makin setia dan berani berkorban untuk melayani TUHAN?

Mari kita menutup perenungan hari ini dengan menyanyikan ikrar setia KJ 375:

Saya mau ikut YESUS, saya mau ikut YESUS sampai slama-lamanya.
Meskipun saya susah, menderita dalam dunia. Saya mau ikut YESUS sampai slama-lamanya.

Tanpa KRISTUS, hidupku sia-sia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*