suplemenGKI.com

Jumat, 30 Juli 2010

Kolose 3:1-4

Mengawali suratnya kepada jemaat di Kolose, khusus di pasal 3 ini, Paulus berkata, “.. karena kita sudah dibangkitkan bersama Kristus, kita harus memikirkan perkara-perkara di atas (ayat 1-2). Melalui kalimat ini, Paulus sepertinya hendak menyampaikan kepada jemaat Kolose tentang satu kebenaran besar bahwa “Hidup ini merupakan sebuah pertanggungjawaban untuk masa kini dan nanti”, sehingga kita perlu memikirkan secara serius mengenai hal-hal yang melandasi perilaku kita. Dalam ayat 3, lebih lanjut Paulus menekankan bahwa sebagai orang yang sudah ditebus dan dihidupkan melalui kematian Kristus, maka tanggungjawab orang percaya ialah menjalani proses identifikasi diri dengan Kristus (hidup makin menyerupai Kristus).

  1. Hal apa yang dipaparkan Paulus demi menyemangati kemaat Kolose agar hidup dengan penuh tanggungjawab di hadapan ALLAH?
  2. Mengapa jemaat/umat TUHAN perlu terus menerus menjalani proses identifikasi diri dengan Kristus? (ayat 4)
  3. pertanggungjawaban apa sebenarnya yang sedang diemban oleh orang-orang percaya, yang telah menerima penebusan Kristus?

Renungan:

Demi menyemangati jemaat di Kolose agar sungguh-sungguh hidup serupa dengan Kristus, Rasul Paulus menyadarkan mereka bahwa kehidupan dalam iman Kristen adalah berbicara mengenai tanggungjawab dan konsekwensi hidup ‘kini dan nanti’. Artinya:

  1. Sebagai orang percaya mereka dipanggil untuk mempertanggungjawabkan hidup di masa kini dengan cara menjadi berkat, garam dan terang bagi dunia, di mana mereka hidup dan berdomisili saat ini. Tentu saja tujuan itu dapat tercapai manakala orang percaya sungguh-sungguh menjalani hidupnya dengan terus melekatkan diri pada pola dan keteladanan Kristus sendiri. Tak ada cara lain untuk bisa mempertanggungjawabkan iman secara benar kecuali ketika mereka sungguh-sungguh rela menjalani proses identifikasi diri dengan Kristus.
  2. Di sisi lain,orang-orang percaya juga dipanggil untuk mempertanggungjawabkan kehidupan di masa nanti yakni saat kita menghadap tahta ALLAH Bapa di Sorga. Paulus menegaskan bahwa, jika jemaat Kolose bersedia terus menerus merendahkan diri demi proses identifikasi dengan Kristus/menyerupai Kristus, maka mereka akan mampu menegakkan kepala saat bertemu dengan ALLAH nanti (ayat 4).

Melalui perenungan kita hari ini, kita belajar bahwa sudah sepantasnyalah jika kita menghargai keselamatan yang dianugerahkan ALLAH bagi kita, yang mendorong kita untuk terus berjuang dengan identitas yang baru, yakni sebagai anak-anak Terang. Dengan hati yang bergantung pada belaskasihanNya dan dengan kekuatan Roh Kudus mari kita jalani hidup di dunia dengan sebuah keberanian untuk menanggalkan manusia lama dan bertekad terus untuk mengenakan manusia baru kita/hidup serupa dengan Kristus, agar kita tidak menjadi malu ketika kelak berjumpa Kristus di tahtaNya yang kudus.

“Karena kehidupan yang kita jalani adalah pertanggungjawaban baik ‘kini dan nanti’ di hadapan ALLAH,

maka jangan lelah menjalani proses identifikasi diri dengan Kristus, Sang Putra ALLAH.”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*