suplemenGKI.com

HATI YANG BERSAKSI

26/05/2012

Kisah Para Rasul 2: 1-21

Peristiwa Pentakosta yang kita baca dari perikop tersebut di atas menunjukkan kepada kita kuasa dari Allah Roh Kudus yang hadir dalam diri para murid dan orang banyak pada saat itu. Ini semua membuktikan bahwa Roh Kudus benar-benar adalah Allah, yang memegang peranan penting dalam diri orang percaya, sebagaimana yang pernah Tuhan Yesus katakan kepada para murid di Injil Yohanes 14 dan 16. Karena itu sudah seharusnyalah kita mengucap syukur atas Roh Kudus yang telah dicurahkan kepada kita, yang kita peringati kedatanganNya pada hari Pentakosta ini.

Kuasa dan peranan Allah Roh Kudus yang sangat ditonjolkan dalam peristiwa Pentakosta ini adalah bagaimana Ia dapat melembutkan hati orang-orang yang tidak percaya menjadi percaya kepada Kristus. Menginsyafkan manusia akan keberdosaannya untuk akhirnya mau menerima anugrah keselamatan yang Yesus Kristus berikan. Hal ini terbukti dari banyaknya orang yang akhirnya bertobat pada hari itu, dan bahkan pada masa-masa berikutnya, hingga akhirnya terbentuk gereja.

KuasaNya yang mengubahkan itu bukan hanya terjadi para orang-orang yang belum percaya pada saat itu, tetapi juga pada diri para murid. Mereka yang selama ini mengurung diri dan masih diliputi dengan perasaan takut, pada saat Pentakosta terlihat begitu berbeda. Para murid menjadi berani memberitakan Injil, bahkan bukan hanya dengan semangat yang berkobar sesaat, melainkan dengan segala kesadaran, keberanian dan ketangguhan menghadapi segala risiko yang terjadi akibat pemberitaan Injil yang mereka lakukan.

Allah Roh Kudus yang kita sembah hari ini adalah Allah yang sama dengan yang bekerja dalam diri para murid dan orang banyak pada saat itu. Karena itu, perlu menjadi refleksi kita di hari Pentakosta ini, perubahan apa yang sudah nampak dalam diri kita, yang juga dirasakan oleh orang lain sebagai buah iman percaya kita, bukti dari kehadiran Pribadi Allah Roh Kudus dalam diri kita?

Kehadiran Allah Roh Kudus membuat kita tidak lagi berkata tidak mampu melawan godaan dosa, tidak bisa bersaksi dan menjadi terang, tidak bisa berubah menjadi lebih baik. IA yang hadir, akan terus bekerja dalam diri kita, memberi kekuatan dan terus menyucikan kita hingga hari kedatangan Kristus yang kedua kalinya nanti. Selamat mengalami kuasa Pentakosta! Selamat “berkarya” menjadi saksi-saksi Kristus.
-ia~

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«