suplemenGKI.com

Selasa, 9 Juni 2009Wahyu 7:1-4, 9-17                  : ”Hadapi Pergumulan Dengan TUHAN”Dalam hubungannya dengan perikop sebelumnya (pasal 6), sebenarnya pasal 7 ini merupakan kontrasnya. Kalau di pasal 6 digambarkan tentang orang-orang yang lari dari penghakiman serta mencari perlindungan (ps. 6:15-16), maka di pasal 7 ini justru digambarkan tentang orang-orang yang diselamatkan dari penghukuman. Gambaran ini seakan menjawab pertanyaan yang dilontarkan pada akhir pasal 6, ”… siapakah yang dapat bertahan?”

  • Ayat 4              : Menurut Saudara, jumlah 144.000 itu bersifat simbolis ataukah merupakan jumlah yang sesungguhnya? (bnd. ps. 14:1-5). Apakah 144.000 orang itu sama dengan  orang banyak yang disebutkan dalam ayat 9? Mengapa?
  • Ayat 9              : dalam ayat ini disebutkan bahwa orang banyak itu memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem. Apakah jubah putih dan daun palem itu memiliki arti tertentu?
  • Ayat 15            : di hadapan tahta Allah, sebenarnya kita tidak lagi terikat dengan ruang. Akan tetapi di sini disebutkan bahwa ”Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka. Apakah arti hal itu?

Renungan:            Dalam ayat 4 disebutkan tentang 144.000 orang berjubah putih. Mengenai siapa mereka masih menimbulkan perbedaan pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ke-12 suku bukanlah sebutan untuk keturunan Israel yang sebenarnya, melainkan untuk seluruh gereja Kristen. Ada juga yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan 144.000 orang itu adalah orang-orang keturunan Yahudi. Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, penting untuk kita pahami bahwa 144.000 orang itu terdiri dari suatu kumpulan besar orang dari segala bangsa, suku, kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta Anak Domba Allah. Mereka adalah umat ALLAH sejati, yang hidup di zaman Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang telah ditebus Kristus dengan darah-Nya sendiri.             Kumpulan besar orang-orang yang berjubah putih melambangkan para martir Kristen yang sudah menikmati kebahagiaan sorgawi, daun-daun palem melambangkan sebuah kemenangan (ini mengingatkan perayaan Pondok Daun-Imamat 23:33-34). Sedangkan lambang-lambang yang ada di ayat 15 itu mengibaratkan kebahagiaan umat ALLAH yang setia menjaga hidupnya tetap kudus dan bersandar padaNya hingga akhir hayat.            Melalui Wahyu 7 ini mata kita dibukakan pada satu kenyataan bahwa orang-orang Kristen tidak dijanjikan luput dari berbagai aniaya dunia dan dari aniaya orang-orang yang tidak takut kepada ALLAH. Namun meskipun kenyataan seperti itu sungguh menggentarkan kita, Wahyu 7 ini juga memaparkan dengan gamblang bahwa ALLAH tidak tinggal diam tetapi justru akan campur tangan dalam pergumulan umat yang benar-benar bersandar padaNya.  Hidup yang kita hadapi memang tidak mudah, karena itu jangan coba-coba menjalaninya tanpa pimpinan penuh dari ALLAH.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

2 Comments for this entry

  • Ody Marani says:

    Tuhan Yesus memberkati selalu pelayanannya. kirimkan saya renungan harian untuk tiap hari

  • Ody Marani says:

    syallom,..kami minta dukungan doa untuk rencana operasi perlebar Anus anak kami yang bernama “Bryan Maxwell Christusion Marani” pada hari senin di rumah Sakit Universitas Hasanudin Makasar. GBU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*