suplemenGKI.com

Rabu, 10 Nov 2010
Mazmur 98:4-9

Bacaan hari ini merupakan ekspresi syukur dan sukacita karena kasih setia dan perbuatan ajaib TUHAN.
Ayat 4 : Mengapa seluruh bumi diajak bersorak-sorak bagi TUHAN?
Ayat 5-6 : Bagaimana cara pemazmur mengungkapkan sukacitanya?
Ayat 7-8 : Mengapa alam semesta juga bersukacita? Apa arti ayat-ayat ini?
Ayat 9 : Pada hari kedatangan-Nya, TUHAN digambarkan sebagai apa?

Renungan:
Dalam bagian ini seluruh bumi dan alam semesta diajak untuk bersukacita dan bersorak-sorak atas kasih setia dan perbuatan ajaib TUHAN. Ini menunjukkan kekuasaan TUHAN yang bertakhta di seluruh bumi dan alam semesta

Pemazmur mengajak umat TUHAN di seluruh muka bumi untuk bersorak-sorak dan bergembira ( ay 4-9) bukan saja karena perbuatan-perbuatan ajaib TUHAN di masa lalu tapi juga karena peristiwa keselamatan ALLAH pada masa depan. DIA akan datang untuk menghakimi bumi dengan keadilan dan bangsa-bangsa dengan kebenaran. Sorak-sorak yang dimaksud bukan sekedar ungkapan emosional tapi punya nilai etis-praktis pada masa kini; bukan saja emosional sesaat tapi merupakan ungkapan iman yang hidup pada masa kini. Itulah sorak-sorak dan kegembiraan yang memiliki kekuatan mengubah hidup orang dalam menapaki hari-hari menuju masa depan.

Mengingat dan mensyukuri kasih TUHAN selalu berdampak pada pengharapan akan masa depan dan memberi kekuatan untuk melangkah di masa kini.

Dengan apakah Saudara mengekspresikan sukacita Saudara? Ada orang yang tampak selalu gembira dan berwajah cerah dalam segala keadaan. Itulah sukacita yang emngalir dari hatinya. Sukacita hidup orang-orang beriman diekspresikan bukan hanya dengan sorak gembira tapi juga dengan kehidupan beriman yang teguh dalam segala keadaan sebab menyadari bahwa dalam segala peristiwa di bumi dan alam semesta ini ada ALLAH yang berkuasa. Sekalipun bencana demi bencana melanda kehidupan semesta namun selalu ada kasih setia TUHAN yang menyapa. Orang yang penuh sukacita akan mampu menghadapi badai topan dunia yang menerpa. Sukacitanya mengalir dari hati terdalam yang telah merasakan sentuhan kasih dan kebaikan TUHAN sehingga tak mudah hilang. Itulah sukacita sejati. Sukacita itu juga diekspresikan dalam pengharapan yang kuat akan kebenaran dan keadilan di masa depan. Sekalipun sulit berharap adanya kebenaran dan keadilan di masa kini, namun orang-orang yang mengalami sukacita sejati tak pernah putus asa. Sukacita itu terekspresikan dalam sikap hidup yang optimis dan penuh pengharapan bahwa kebenaran dan keadilan pasti datang.

Mulai hari ini ekspresikanlah sukacita Saudara dengan hati dan pikiran yang cerah sehingga mencerahkan kehidupan sekitar kita yang sedang dilanda mendung persolan dan bencana. Jangan simpan sukacita untuk diri sendiri, tapi ekspresikanlah sukacita itu untuk membangun iman dan pengharapan orang lain.

Bila ada sukacita di hati, wajah pun menjadi cerah berseri

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*