suplemenGKI.com

Senin, 17 Agustus 2015

1 Raja-Raja 8:22-30

Pengantar

Hidup dalam kedamaian di sebuah negara adalah harapan kita. Namun harapan tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya doa di hadapan TUHAN, baik pemimpin maupun rakyatnya. Hari ini kita melihat teladan dari Salomo dengan segala kepeduliannya yang mau berdoa bagi kelangsungan hidup kerajaannya.

Pemahaman

  • Ayat 23-24    : Apa yang diingat oleh Salomo dalam permulaan doanya?
  • Ayat 25-26    : Apa yang dimohon oleh Salomo dalam doanya?

Salomo diberikan kepercayaan untuk menggantikan Daud sebagai raja. Pada jaman Salomo juga Bait Suci didirikan. Salomo juga merupakan raja yang dikenal dengan hikmatnya yang luar biasa. Di dalam 1 Raja-Raja 3, kita dapat melihat doa Salomo di hadapan TUHAN yang dengan penuh kerendahan hati. Dia tidak meminta kekayaan yang berlimpah, namun hanya meminta hikmat dari TUHAN. Hikmat untuk memimpin bangsa Israel.  Kerendahan hati Salomo dalam doa juga kita temukan dalam 1 Raja-Raja 8:22-53. Bagian yang kita baca ini ( ayat 22-30 ) merupakan doa Salomo yang dipanjatkan setelah Bait Suci didirikan. Dalam doanya Salomo mengingat bagaimana kesetiaan ALLAH kepada Daud, ayahnya ( ayat 23 ). ALLAH sangat mengasihi Daud dan Israel. Hal menarik yang kita lihat dari Salomo adalah ia tidak meminta harta benda yang melimpah. Dengan kerendahan hatinya, ia memohonkan kelangsungan kerajaan yang diwariskan oleh Daud. Ia berharap bahwa janji yang ALLAH ucapkan benar-benar menjadi nyata pada Israel.

Salomo berharap bahwa mata ALLAH selalu tertuju pada Bait Suci yang oleh karena-Nya telah selesai didirikan ( ayat 29 ). Salomo rupanya menyadari bahwa sesungguhnya kemegahan Bait Suci yang didirikan tidak ada artinya apabila tidak ada kehadiran ALLAH. Bahkan Salomo meminta kepada ALLAH untuk mendengarkan permohonannya  dan berkenan mengampuni kesalahan Israel ( ayat 30 ). Salomo meminta agar ALLAH mengampuni Israel demi kelangsungan kerajaan yang diwariskan oleh Daud. Salomo juga merindukan kasih dan keadilan dinyatakan pada Israel. Sebagai seorang raja, tentu ia sangat mengetahui seluk beluk negara yang dipimpinnya. Ia tahu betul siapa bangsa Israel, bangsa yang tegar tengkuk. Kepedulian Salomo atas pergumulan bangsanya ini telah ditunjukkan dengan mendoakannya.

Refleksi

Dalam keheningan, ingatlah beberapa nama pahlawan dan syukurilah 70 tahun kemerdekaan yang dikaruniakan TUHAN bagi bangsa kita. Lalu, ingatlah masalah apa saja yang sedang menjadi pergumulan bangsa kita. Sejauh mana kita peduli akan pergumulan bangsa dan negara kita? Apakah kita selalu membawanya dalam pokok doa sehari-hari? Ingatlah, bahwa permasalahan yang terjadi di negara Indonesia seharusnya membuka mata hati kita untuk mulai melihat bahwa negeri ini sebagai tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan untuk kita dukung dan doakan.

Tekadku

Ya Tuhan tolonglah aku untuk selalu peduli akan situasi dan kondisi Indonesia. Ajarku untuk selalu berdoa agar damai sejahtera-Mu selalu hadir dalam kehidupan bangsa dan negaraku.

Tindakanku

Setiap hari, aku akan selalu berdoa untuk damai sejahtera Indonesia. Hari ini akan kudoakan 3 masalah yang sedang dihadapi negeri ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*