suplemenGKI.com

DOA PRIBADI

15/05/2015

Sabtu, 16 Mei 2015

Yohanes 17:6-10

Pengantar

Doa yang kita panjatkan ada bermacam-macam. Ada doa pribadi, doa syafaat, dan lain sebagainya. Di dalam doa syafaat kita mendoakan orang lain (misalnya: bangsa dan negara, kota, dan dunia). Namun, dalam doa pribadi kita lebih spesifik mendoakan orang-orang yang dekat dengan kita. Jika kita mencoba jujur dalam mencermati doa pribadi yang dipanjatkan, kita akan melihat ada sebuah pola. Melalui doa yang kita naikkan, akan tergambar kedekatan relasi kita dengan orang yang kita doakan, misalnya: barisan kalimat doa yang kita panjatkan dan intensitas kita mendoakan orang tersebut.  Tidak hanya kita yang menaikkan doa pribadi.  TUHAN YESUS juga melakukan yang sama.  TUHAN YESUS berdoa secara pribadi untuk kedua belas murid-Nya. Mengapa YESUS menaikkan doa pribadi dan mengapa kita juga menaikkan doa-doa pribadi kita? Mari kita merenungkan firman  TUHAN ini!

Pemahaman

  • Ayat 6-8           : Mengapa YESUS menyatakan nama BAPA-Nya kepada semua orang?
  • Ayat 9-10        : Mengapa YESUS mendoakan para murid-Nya?

Bagian ini merupakan bagian dari doa YESUS untuk ke-12 murid-Nya. Orang-orang Yahudi pada zaman YESUS bahkan jauh sebelum itu, menganggap bahwa nama  ALLAH begitu kudus. Karena itu, mereka hanya akan menyebut adonai jika mereka membaca tulisan YHWH atau Yahweh. Lalu mengapa YESUS mengatakan, “Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang?” (lihat ayat 6).  TUHAN YESUS ingin menegaskan bahwa pekerjaan yang Ia lakukan telah mendekatkan  ALLAH yang jauh dan tidak kelihatan, sehingga orang yang paling sederhana pun dapat berkata-kata dengan-Nya, bahkan menyebutkan nama-Nya. Ungkapan “segala firman yang Engkau sampaikan kepadaku” di ayat 8 menunjukkan tidak ada yang ditutup-tutupi, maupun dikurangi. Semuanya seperti yang  ALLAH sampaikan. Kita melihat kesetiaan  TUHAN pada firman. Para murid juga menerima firman  ALLAH yang disampaikan oleh  TUHAN YESUS.

TUHAN YESUS tidak hanya menyampaikan firman kepada para murid tetapi juga berdoa bagi mereka. Besarnya kasih YESUS tergambar dalam doa-Nya untuk para murid-Nya. YESUS mengasihi para murid-Nya. Doa menjelang perpisahan dengan murid-murid-Nya itu menegaskan relasi yang akrab antara YESUS, Sang ANAK dan  ALLAH BAPA. Tidak hanya itu, kalimat demi kalimat yang Dia panjatkan juga mengungkapkan bahwa Dia berelasi dekat dengan murid-murid-Nya. YESUS menaruh harapan kepada BAPA-Nya, agar para murid hidup dalam satu persekutuan kasih dengan BAPA-Nya seperti Dia.

Refleksi

Dalam ruang yang hening, renungkan bagaimana selama ini  Saudara berdoa untuk orang-orang yang dekat dengan  Saudara? Sudahkah  Saudara berdoa bagi orang-orang terdekat atau sebaliknya? Renungkan juga mengapa  Saudara mendoakan mereka secara khusus!

Tekadku

Ya  TUHAN, mampukan aku mengalokasikan waktu untuk dapat berdoa bagi orang-orang terdekatku dalam doa pribadiku. Biarlah kasih juga menjadi dasar doaku bagi mereka seperti yang telah Engkau teladankan ketika berdoa bagi ke-12 murid-Mu.

Tindakanku

Hari ini dan seterusnya, aku mau berdoa untuk orang-orang terdekatku. Mulai dari keluarga, lalu sahabat dan seterusnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«