suplemenGKI.com

Senin, 28 Januari 2013
Yeremia 1:4-7

Pengantar
Banyak orang berlomba-lomba ingin dipilih. Ada yang ingin dipilih jadi Presiden, anggota DPR, gubernur, bupati, walikota, dll. Bukan hanya jabatan pemerintahan yang diperebutkan tapi juga orang ingin dipilih menjadi idola Indonesia, Putri Indonesia, dll. Banyak upaya dilakukan agar menjadi orang yang dipilih. Betapa senang dan bangganya ketika akhirnya benar-benar terpilih.
Apakah Saudara menyadari bahwa sesungguhnya Saudara telah menjadi orang yang dipilih ? Saudara bukan hanya dipilih oleh manusia tapi dipilih oleh TUHAN menjadi orang kepercayaan TUHAN. Mari kita mensyukuri status kita sebagai orang kepercayaan pilihan ALLAH dalam renungan hari ini.

Pemahaman
Ayat 4-5 : Sejak kapan Yeremia dipilih oleh TUHAN? Yeremia dipilih untuk menjadi apa?
Ayat 6 : Apakah jawaban Yeremia ketika diberitahu bahwa dirinya dtelah dipilih TUHAN? Mengapa Yeremia
tidak senang dan bangga dipilih TUHAN?
Ayat 7 : Apakah keputusan TUHAN untuk memilih Yeremia dibatalkan oleh ketidaksiapan Yeremia?

Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa ALLAH telah memilih hamba-Nya sejak ia berada dalam kandungan. Ketika ia belum mampu memikirkan masa depan, ALLAH sudah memilihnya dan mempersiapkan masa depannya. Lihatlah bagaimana ALLAH menegaskan kepada Yeremia tentang karya pemilihan-Nya. Namun, mengapa Yeremia tidak siap bahkan cenderung menghindar untuk dipilih ALLAH menjadi hamba ALLAH? Yeremia merasa masih muda (na’ar). Pada saat itu ia belum mencapai umur rata-rata seorang nabi menurut peraturan yang ditetapkan bagi bani Lewi yaitu usia 20-30 tahun ( Bil 8:24; I Taw 23:24). Oleh karena itu ia berkata: “ Ah TUHAN ALLAH, aku ini tidak pandai bicara sebab aku ini masih muda.” Ini adalah alasan yang logis sebab menjadi nabi berarti harus berbicara, menyampaikan Firman TUHAN pada seluruh umat termasuk para tua-tua Israel. Yeremia menyadari tugas berat nabi.

Apa yang dirasakan dan dialami Yeremia ini sesungguhnya banyak dialami juga oleh orang beriman di masa kini. Ketika ALLAH memanggil dan mengutus manusia untuk melayani-Nya, manusia cenderung menolak, menghindar, merasa diri lemah dan tak mampu. Selalu saja ada alasan untuk menolak rencana ALLAH. Hal ini dikarenakan manusia cenderung hanya berfokus pada diri sendiri dan tidak melihat dari perspektif ALLAH.

Sesungguhnya ALLAH menginginkan manusia tak menolak rancangan-Nya. Manusia diminta siap dipilih menjadi orang kepercayaan yang hidup melayani TUHAN. Yeremia dipilih bukan karena tidak punya kekurangan dalam dirinya tapi karena ALLAH mengutusnya apa pun kondisinya. Sejak semula ALLAH telah merancangkan Yeremia menjadi orang kepercayaan ALLAH; menjadi hamba ALLAH. Bila ALLAH memilih Saudara untuk menjadi orang kepercayaan yang melayani-Nya, maka tugas Saudara adalah menaatinya.

Refleksi
Ambillah waktu hening sejenak! Rasakanlah hembusan nafas dari hidung Saudara! Siapakah pemberi nafas hidup Saudara? Apakah Saudara yakin bahwa ALLAH mengenal Saudara sejak sebelum Saudara dilahirkan dan memilih Saudara sejak dalam kandungan? Renungkanlah rancangan TUHAN yang memilih Saudara untuk menjadi orang kepercayaan yang hidup melayani DIA. Apakah Saudara bersyukur dipilih untuk melayani ALLAH?

Tekadku
Terimakasih TUHAN atas rancangan-Mu dalam hidupku. Terimakasih Engkau telah memilih aku menjadi hamba yang melayani-Mu sejak dari kandungan ibuku. Mampukanlah aku untuk menerima dan menjalankan panggilan dan pilihan-Mu menjadi hamba yang siap melayani-Mu.

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan menerima dengan penuh syukur dan sukacita tugas panggilan pelayanan yang dipercayakan kepadaku. Aku tidak akan menolak dan mencari-cari alasan ketika dipanggil dan dipilih untuk melakukan pelayanan apa pun walaupun tampaknya berat dan sulit aku lakukan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*