suplemenGKI.com

Minggu, 17 Mei 2015

Yohanes 17:11-19

Pengantar

Para atlit yang akan diutus untuk mengikuti setiap pertandingan harus dipersiapkan dengan baik. Para atlit itu dipersiapkan agar mereka dapat melakukan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka dengan baik. Seperti halnya para atlit ini dipersiapkan, para murid YESUS yang nantinya akan diutus untuk melakukan pekerjaan ALLAH juga harus dipersiapkan dengan baik. Persiapan apa saja yang dilakukan oleh para murid dan siapa yang mempersiapkan mereka? Mari kita renungkan firman TUHAN hari ini!

Pemahaman

  • Ayat 11-13      : Apa permohonan YESUS kepada BAPA-Nya yang kudus?
  • Ayat 14-17      : Mengapa YESUS menyampaikan permohonan itu?
  • Ayat 18-19      : Mengapa YESUS melakukan hal yang dilakukan BAPA-Nya terhadap diri-Nya kepada para murid-Nya?

Kedekatan YESUS dengan para murid dan BAPA-Nya yang kudus tampak dalam setiap permohonan-Nya.  YESUS menaruh harapan kepada BAPA-Nya, agar para murid hidup dalam satu persekutuan kasih dan dikuduskan dalam kebenaran firman. Menjelang perpisahan dengan para murid, YESUS memohon agar BAPA-Nya melindungi para murid dari pada yang jahat. YESUS melakukan itu karena Ia peduli dan mengasihi para murid. Mereka yang tidak berasal dari dunia tidak dibawa lari dari dunia tetapi justru diajak masuk ke dalam dunia.

Para murid dipersiapkan karena ada sebuah tugas besar yang akan mereka lakukan kelak. Mereka akan melanjutkan pekerjaan ALLAH di tengah-tengah dunia. Sebagai utusan, para murid disiapkan. Mereka harus memiliki paradigma dan nilai yang tidak sama dengan dunia, karena mereka bukan dari dunia. Oleh karena itu, mereka perlu memiliki paradigma, nilai, dan gaya hidup yang bersumber dari persekutuannya dengan ALLAH yang kerap berbeda dengan paradigma, nilai dan gaya hidup yang berlaku di dunia.

Jika kita dapat dengan tenang merenungkan setiap pekerjaan ALLAH dalam diri kita, sesungguhnya setiap hari adalah hari persiapan untuk pengutusan esok hari. Kemarin kita dipersiapkan untuk diutus hari ini. Hari ini kita dipersiapkan untuk diutus besok, demikian seterusnya. Dengan cara ALLAH yang sempurna dan tidak terprediksi, Dia mempersiapkan umat untuk siap diutus setiap saat. ALLAH sudah mengutus YESUS, ANAK-Nya yang tunggal. YESUS juga mengutus para murid, dan kita pun sebagai umat harus siap diutus kapan pun TUHAN ingin mengutus. Namun sebelum diutus, TUHAN pasti mempersiapkan kita sehingga kita dapat melakukan tugas pengutusan TUHAN.

Refleksi

Masuklah ke dalam ruang pribadi Saudara dan renungkan bagaimana ALLAH mempersiapkan Saudara setiap saat untuk menghadapi hari esok yang kita tidak pernah mengetahui. Apakah Saudara pernah merenungkan bahwa setiap hari TUHAN mempersiapkan Saudara untuk diutus esok hari?

Tekadku

Ya TUHAN, berikan aku hati yang mau Kau persiapkan agar aku dapat Kau pakai dan utus melakukan pekerjaan TUHAN ditengah-tengah dunia ini.

Tindakanku

Hari ini aku mau dipersiapkan TUHAN agar dapat diutus melakukan pekerjaan TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»