suplemenGKI.com

Minggu, 5 Juli 2015

Markus 6:1-13

Pengantar

Mutung adalah sebuah istilah yang cukup sering terdengar di dalam gereja. Si A mutung, dia sudah tidak mau melayani lagi. Dia kecewa terhadap si B. Ada banyak faktor yang dapat membuat seseorang mutung dan tidak mau melayani lagi. Perbedaan pendapat, perselisihan, penolakan dan lain sebagainya. Semua itu mengakibatkan sakit hati, kecewa dan pada akhirnya tidak mau melayani. Mutung bahkan tidak hanya membawa umat undur dari pelayanan, tetapi bisa undur dari persekutuan. Tetapi sesungguhnya, mutung bukanlah sikap yang patut kita lestarikan karena ketika kita mutung berarti fokus pelayanan kita adalah diri sendiri bukan TUHAN. Jika yang menjadi fokus pelayanan kita adalah TUHAN, sebesar apapun sakit hati, penolakan yang kita alami maka itu semua tidak menyurutkan pelayanan kita. Itulah yang akan kita renungkan hari ini, cinta TUHAN yang agung terus membawa-Nya untuk tetap melayani walau banyak orang menolak-Nya.

Pemahaman

  • Ayat 1-6a       : Mengapa orang-orang yang ada di tempat asal-Nya itu kecewa dan menolak YESUS?
  • Ayat 6b-13    : Apa tujuan YESUS mempersiapkan para murid sedemikian rupa?

Pelayanan YESUS di tempat asal-Nya dibuka dengan mengajar di rumah ibadat pada hari Sabat. Jemaat yang besar takjub mendengar perkataan YESUS. Mereka mempertanyakan kemampuan YESUS dengan menghubungkannya dengan siapa YESUS. YESUS yang mereka kenal hanyalah seorang anak tukang kayu. Ketika mereka sampai pada masa lalu YESUS yang hanyalah anak tukang kayu dan mereka mengenal keluarga YESUS, mereka pun kecewa dan menolak Dia. Kekaguman itu hanya sesaat tatkala mendengar pengajaran YESUS. YESUSsudah mengetahui bahwa Ia akan mengalami penolakan. Karena penolakan dan ketidakpercayaan mereka, tidak banyak yang dapat dilakukan oleh YESUS. Ia hanya mengajar, menyembuhkan beberapa orang sakit dan meletakkan tangan-Nya atas mereka. YESUS tidak hanya melayani di satu desa, Dia mengajar dari desa yang satu ke desa yang lain. 12 murid yang pada waktu itu juga mengikuti YESUS diutus-Nya berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh jahat. Ia juga menyampaikan banyak hal terkait dengan pengutusan mereka. YESUS mempersiapkan para murid-Nya untuk memasuki pelayanan. Mereka pun pergi memberitakan pertobatan, mengusir banyak setan, menyembuhkan orang sakit.

YESUS mengalami penolakan di tempat asal-Nya namun itu tidak menyurutkan pelayanan-Nya. YESUS tetap melayani, bahkan Dia juga mempersiapkan para murid dan memberi kuasa atas mereka. Pasca pengutusan, tidak hanya YESUS yang melayani. 12 murid-Nya juga melayani. Artinya, YESUS ingin tetap melayani dan Dia juga melibatkan orang lain dalam pelayanan. Kasih-Nya terhadap umat manusia begitu besar dan Dia ingin manusia mengalami cinta kasih-Nya.

Refleksi

Masuklah dalam ruang tertutup, rasakan kehadiran TUHAN. Pikirkan setiap pelayanan yang Saudara lakukan selama ini! Pernahkah Saudara terluka dalam melayani? Apa penyebabnya? Apakah itu memundurkan semangat pelayanan Saudara?

Tekadku

Tidak ada yang dapat memundurkan semangat pelayananku walau melayani itu tidak mudah.

Tindakanku

Hari ini aku ingin setia melayani walaupun ada situasi yang tidak begitu nyaman kuhadapi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«