suplemenGKI.com

“Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata,

Bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.”

(2 Korintus 4:7)

Barangkali kita pernah mendengar kisah tentang kerang mutiara, bagaimana kerang mutiara dapat menghasilkan sebuah mutiara yang indah dan bernilai tinggi. Ketika kerang ini membuka cangkangnya maka pasir-pasir laut akan masuk dan melukai kerang ini. Luka ini membuat kerang mutiara menghasilkan lendir untuk menyembuhkannya. Lendir-lendir inilah yang lama-kelamaan kemudian mengkristal menjadi sebuah mutiara yang indah dan berharga.

Dalam hidup ini, tidak seorangpun yang ingin mengalami kesusahan, persoalan, dan penderitaan. Semua hal ini membuat kita sedih, berduka, dan mungkin sekali terluka. Namun jika kita mau jujur, penderitaan juga seringkali menjadi alat penampi bagi kita untuk dapat menghasilkan sesuatu yang berharga yang seringkali tidak muncul ketika kita mengalami kesenangan dan kenikmatan hidup. Jika kita menyikapinya dengan baik dan benar, penderitaan akan menghasilkan kedewasaan dalam berpikir dan bertindak. Penderitaan juga dapat membuat kita semakin kuat, dewasa dalam kehoranian, semakin dekat dan berserah kepada Tuhan. Penderitaan juga mampu membuat kita melihat dan mensyukuri berkat-berkat Tuhan yang acapkali kita abaikan ketika kita hanya hidup dalam kesenangan dan kenikmatan. Seperti kerang mutiara, luka-luka hidup kita dapat dipakai untuk menghasilkan mutiara karakter yang indah dan tak ternilai.

Bagaimana mutiara-mutiara hidup kita dapat terbentuk lewat penderitaan akan sangat bergantung pada seberapa dekat dan melekat kita pada Tuhan, sumber kekuatan dan hidup kita. Seperti Paulus mengatakan bahwa Ia mampu menanggung kesakitan dan penderitaan karena kekuatan yang berlimpah-limpah dari Tuhan, bukan dari dirinya sendiri. Karena Paulus menyadari bahwa dirinya hanyalah bejana tanah liat yang rapuh dan mudah pecah, namun kedekatan dan perjumpaan dengan Tuhan yang merupakan rahasia kekuatannya yang melimpah-limpah dalam menghadapi penderitaan. Selamat memiliki kedekatan dan kekuatan hidup bersama Tuhan. Amin.                                                                                                     (TA)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*