suplemenGKI.com

Selasa, 26 April

Kisah Para Rasul 2:22-32

Sudah berapa lamakah Saudara menjadi seorang Kristen? Gambaran seperti apakah yang Saudara miliki tentang Yesus? Apakah gambaran yang Saudara miliki itu mengalami perubahan jika dibandingkan dengan tahun kemarin? Melalui nas bacaan hari ini, kita akan merenungkan tentang pengenalan sejati akan Allah.

-          Menurut Saudara, Yesus seperti apakah yang dikenal oleh para pendengar khotbah rasul Petrus? Dan Yesus yang seperti apakah yang diperkenalkan rasul Petrus kepada para pendengarnya?

-          Khotbah rasul Petrus ini telah menyentuh dan membuat ribuan orang bertobat. Apakah khotbah Petrus ini memiliki pengaruh atas kehidupan Saudara? Kalau tidak, mengapa demikian? Kalau ya, maukah Saudara menjelaskannya kepada seseorang?

Renungan:

Petrus memanggil ribuan orang yang di hadapannya itu dengan “Hai orang-orang Israel”. Dengan panggilan ini Petrus secara tidak langsung mengingatkan tentang identitas diri mereka sebagai umat pilihan Allah yang menerima janji Allah, sekaligus sebagai jembatan untuk menjelaskan tentang janji Allah, yaitu tentang kedatangan Mesias. Petrus secara tegas menyatakan bahwa janji datangnya Mesias itu telah digenapkan dalam diri Yesus dari Nazaret.

Pada waktu itu Yesus dari Nazaret adalah pribadi yang fenomenal, menjadi topik pembicaraan paling tidak dalam dua bulan terakhir. Berawal dari saat Dia masuk ke kota Yerusalem dengan mengendarai seekor keledai, sekitar dua bulan sebelum Petrus berkhotbah ini. Sambutan masyarakat yang meneriakkan “Hosana” sambil menghamparkan pakaian dan melambaikan ranting atau dedaunan, membuat Yerusalem gempar serta bertanya, “siapakah orang ini?” (Mat. 21:10). Tapi seminggu kemudian, ribuan orang meneriakkan “Salibkan Dia, salibkan Dia”. Teriakan itu membuahkan kematian Yesus di atas kayu salib. Dan dalam minggu berikutnya, mereka digemparkan dengan berita kubur kosong. Pro dan kontra terus terjadi, antara yang percaya bahwa Yesus bangkit dan yang mengatakan bahwa mayatNya dicuri oleh para murid. Pro kontra itu kian tajam karena dalam beberapa minggu kemudian kabar tentang Yesus yang menampakkan diri. Dan akhirnya, masyarakat yang terus terombang-ambing ini mendapatkan penegasan melalui khotbah Petrus yang tanpa ragu menyatakan bahwa Yesus orang Nazaret yang telah mereka salibkan itu adalah Mesias. Dia adalah orang yang telah ditentukan Allah… diserahkan Allah… dibangkitkan Allah. Dia bukan jagoan yang gagal dan berhasil mereka bungkam, tapi Dia adalah Mesias yang dijanjikan itu.

Pengenalan mereka akan siapa Yesus yang sesungguhnya membuat ribuan orang mengalami pertobatan, memberi diri dibaptis. Dalam bahasa Yunani dibaptis itu berarti dicelupkan, dihisapkan ke dalam. Mereka menyerahkan diri mereka untuk dikuasai dan dipimpin Yesus. Hal yang sama juga akan terjadi pada setiap orang yang sungguh-sungguh berhasil mengenal Allah. Bagaimana dengan kita?

Pengenalan yang benar akan Allah akan berbuahkan perubahan yang besar dalam hidup kita

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*