suplemenGKI.com

Kamis,31 Maret 2011Efesus 5 : 8 – 14


Efesus 5 : 8 – 14 membicarakan tentang kehidupan anak-anak terang. Perjumpaan dengan TUHAN telah mengubah kehidupan anak-anak kegelapan menjadi anak-anak terang. Ini adalah pembaharuan hidup dari dikuasai oleh kegelapan dosa menjadi dikuasai oleh terang kasih TUHAN.

1. Apakah yang dimaksudkan dengan kegelapan?
2. Bagaimanakan dampak perjumpaan dengan Kristus?
3. Pemahaman tentang manusia baru pada umumnya dipandang sebagai perubahan yang terjadi satu kali saja. Bagaimanakah pandangan Rasul Paulus mengenai manusia baru?

Renungan


Kegelapan yang dimaksud dalam Efesus 5 : 8 – 14 adalah jemaat yang hidup tanpa ALLAH. Mereka hanya mengenal dewa-dewa Yunani dan menyembahnya. Kehidupan sehari-hari mereka menampakan perilaku yang tidak bermoral. Mereka tidak mengenal hidup saling mengasihi dan menjaga kekudusan. Rasul Paulus menegaskan bahwa mereka adalah kegelapan. Mereka tidak melihat (mengetahui) kalau perbuatannya adalah buruk.
Kehidupan kegelapan yang diperbarui akan berubah menjadi kehidupan terang. Pembaharuan itu terjadi manakala jemaat mengalami perjumpaan dengan Kristus. Prosesnya adalah pertama-tama mereka memahami dan merasakan kebaikan TUHAN dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian mereka berupaya untuk menyatakan hidup yang baik dan kudus dalam berelasi dengan sesamanya.

Rasul Paulus mengungkapkan bahwa jemaat menjadi terang selama ia berada di dalam TUHAN, oleh karena itu harus terus menerus berelasi dengan TUHAN Sang Sumber Terang. Tanpa TUHAN terang menghilang. Kehidupan manusia yang tidak berelasi dengan TUHAN pun akan menjadi rusak (tidak bermoral, berdosa dan sesat). Jemaat mesti mempertahankan terang tersebut dengan meninggalkan perilaku lama secara total dan berperilaku sebagaimana manusia baru.
Apakah kita menghayati bahwa terang Kristus senantiasa menerangi kita untuk melakukan pembaharuan hidup? Manusia baru adalah manusia yang hidup sebagai anak-anak terang. Hidup manusia baru terus menerus diperbaharui, dan mengalami perbaikan setiap saat. Apakah Saudara sudah hidup sebagai anak-anak terang yang menghasilkan buah-buah yang menerangi kehidupan? Buah terang ditunjukkan dengan senantiasa menghasilkan kebaikan, keadilan dan kebenaran. Jika hidup orang Kristen tidak menghasilkan buah-buah terang maka orang lain yang masih hidup dalam kegelapan tidak akan melihat kehadiran terang Kristus dalam kehidupan di dunia ini. Sebaliknya orang lain akan merasakan terang kasih KRISTUS dan berjumpa dengan KRISTUS yang sedang menerangi dunia apabila kita menghadirkan buah-buah terang setiap hari.
Hidup setiap pengikut KRISTUS mestinya selalu memancarkan terang kehidupan yang membawa kebaikan bagi orang lain sebab kasih dan kehidupan KRISTUS sudah meneranginya. Pancarkanlah terang KRISTUS agar dunia yang gelap menjadi terang.

“Hidup kita adalah kitab terbuka yang dibaca sesama, apakah tiap pembaca melihat YESUS di dalamnya?”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*