suplemenGKI.com

Selasa, 19 Januari 2010; Lukas 4:14-21

            Roh ALLAH yang memimpin TUHAN YESUS telah memampukanNya melewati fase pencobaan berat, meskipun iblis tetap mencari kesempatan lain demi menjatuhkanNya kembali (4:13). Setelah peristiwa itu, Lukas juga mencatat bahwa YESUS terus dipimpin oleh Roh ALLAH dalam kiprahNya untuk memulai pelayananNya di dunia (Luk.4:14).

  • Apakah ada alasan khusus mengapa YESUS memilih Galilea dan Nazaret sebagai tempat pelayananNya yang pertama? (ayat
  • Apa saja yang diperbuat YESUS sebagai Orang yang hidup dipimpin oleh Roh ALLAH?

 

Renungan

            Secara eksplisit tidak ada penjelasan tentang adanya alasan khusus yang membuat YESUS harus memilih Galilea dan Nazaret sebagai tempatNya yang pertama untuk mengajar dan melayani. Tapi secara implisit, nampaknya keputusan YESUS untuk mendahulukan dua tempat itu ialah karena alasan yang wajar saja yaitu: karena DIA ingin pulang ke daerahNya sekaligus mengambil kesempatan untuk memberitakan Firman kepada orang-orang terdekatNya. Apapun alasannya, tapi kita mendapat pelajaran berharga dari sikap YESUS ini yakni memiliki hati untuk mendahulukan orang-orang terdekat kita sebagai sasaran pelayanan kita. Sehingga sebelum kita melayani orang-orang di luar kita, kita sudah terlebih dahulu menjadi berkat bagi orang terdekat (keluarga dan kerabat) kita sendiri. Apakah kita sudah memiliki hati sedemikian?

                Ketika YESUS tiba di Galilea dan Nazaret, tempat yang ditujuNya adalah

Sinagoge, karena waktu itu bertepatan dengan Hari Sabat. Sinagoge adalah tempat orang

-orang Yahudi berkumpul untuk beribadat pada hari Sabat (sebenarnya fungsi

Sinagoge tidak hanya sebatas itu karena Sinagoge juga dipakai sebagai tempat/balai

pertemuan dan sekolah untuk anak-anak pada hari-hari kerja). Namun jika YESUS

datang dan akhirnya mengajar di Sinagoge, itu bukan karena sebuah tradisi/kebiasaan

saja melainkan lebih menunjukkan tentang “minat/hasrat” YESUS terhadap hal-hal yang

bersifat rohani dan Ilahi. Dan itu adalah hasil nyata dari seseorang yang hidupNya

dikuasai dan dikendalikan oleh Roh ALLAH. Roh ALLAH yang ada dalam diri

seseorang akan menghasilkan karya-karya pelayanan yang mendatangkan berkat dan

membawa seseorang mengenal ALLAH. Dari kisah yang dicatat Lukas 4:14-21 ini kita

belajar bahwa jika kita mengaku sebagai anak ALLAH dan hidup dipimpin oleh RohNya,

maka kita harus introspeksi diri, apakah kita juga memiliki “minat/hasrat” yang sama

dengan YESUS yaitu untuk melayani TUHAN dan memberitakan Firman kepada orang

banyak sehingga mereka dapat mengenal ALLAH?

 

“Jangan meng-klaim diri sebagai seorang yang dikuasai Roh ALLAH,

Jika kita belum memiliki ‘minat dan hasrat’ untuk hidup bagi ALLAH”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*