suplemenGKI.com

Lukas 10:1-11, 16-20

Bertumbuh merupakan salah satu ciri mahluk hidup. Jika suatu mahluk hidup tidak menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang semestinya maka kita akan mengatakan bahwa ia tidak sempurna atau tidak normal atau bahkan mati. Demikian juga dengan kehidupan kerohanian kita. Iman yang hidup adalah iman yang dinamis, bertumbuh, berkembang, tidak statis atau mati. Dalam bacaan Lukas ini, menceritakan bagaimana murid-murid yang selama ini mengikut Tuhan, melihat dan mengalami kuasa Tuhan, kini waktunya mereka pergi, melakukan apa yang selama ini mereka lihat Yesus lakukan yaitu memberitakan Injil dan melayani orang-orang yang membutuhkan. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam kisah pengutusan murid-murid:

  1. Tuhan yang mengutus (ay.1). Artinya bahwa sumber dari segala yang kita kerjakan adalah Tuhan. Kita melayani karena kita tahu bahwa ini adalah kehendak Tuhan, Tuhan yang mengutus, bukan karena berminat atau tidaknya kita melayani.
  2. Siapa saja dapat dipakai Tuhan untuk menjadi mitra-Nya(ay.1). Tuhan tidak hanya mengutus keduabelas murid tetapi juga ketujuhpuluh murid. Bahkan Tuhan meminta mereka berdoa agar dikirimkan pekerja-pekerja lain karena tuaian memang banyak. Kita tidak boleh berpikir bahwa Tuhan hanya mengutus orang-orang hebat untuk mengabarkan Injil. Siapapun bisa dipakai Tuhan untuk menjadi mitra-Nya.
  3. Menjadi mitra Allah berarti kehadiran kita mewakili Allah. Ay.1 mengatakan bahwa murid-murid di utus untuk mendahului Yesus ke tempat-tempat yang akan dikunjungi-Nya. Ini berarti bahwa murid-murid menjadi pembuka jalan, berbicara atas nama Tuhan. Bahkan ay.16 menegaskan bahwa mendengarkan mereka sama dengan mendengarkan Tuhan dan menolak murid-murid sama dengan menolak Tuhan.
  4. Fokus Kerajaan Sorga. Ketika pelayanan sebagai mitra Allah dianggap berhasil dan diberkati Tuhan, kita harus waspada agar fokus kita tidak bergeser pada kesuksesan pelayanan kita tetapi dengan selalu rendah hati kita menyadari bahwa kalau kita dapat dipakai menjadi mitra Tuhan itu yang utama, bahwa kita mengenal dan dikenal oleh Tuhan (ay.20).

GKI Ressud telah 53 tahun berdiri dan berkarya. Biarlah kita terus mengarahkan hidup kita kepada Tuhan sehingga setiap karya yang kita kerjakan sejalan dengan kehendak Tuhan dan dengan tetap rendah hati kita kembalikan segala kemuliaan bagi Tuhan, Sang Empunya gereja. Selamat ulang tahun GKI Ressud, selamat menjadi mitra Allah yang sejati!                                                (T.A)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*