suplemenGKI.com

Minggu, 26 Februari 2012

Markus 1:12-15

Orang-orang Yahudi menantikan datangnya Mesias yang diharapkan akan membebaskan mereka dari penderitaan. Untuk itulah kedatangan KRISTUS di antara mereka mesti didahului dengan perkenalan dan pernyataan yang meyakinkan mereka bahwa KRISTUS-lah Mesias yang mereka nantikan.

Bacaan kita hari ini menyajikan peristiwa yang menegaskan ke-Mesias-an YESUS. Mari kita mendalaminya.

Pendalaman Teks Alkitab

Ayat 12-13 : Apakah yang sedang dihadapi YESUS?
Ayat 14-15 :Apakah hubungan datangnya Kerajaan ALLAH dan pertobatan?

Renungan

Selain baptisan yang KRISTUS alami, pencobaan di padang gurun adalah peristiwa yang juga terjadi dalam masa persiapan pelayanan di tengah masyarakat. Bagian ini juga menegaskan tentang ke-Mesias-an YESUS. Di padang gurun YESUS dicobai iblis namun tak berhasil dijatuhkan iblis sebab kuasa KRISTUS lebih besar dari kuasa iblis. Bahkan malaikat datang melayani DIA. Hal ini menyatakan bahwa YESUS punya kedudukan istimewa di hadapan ALLAH. KemenanganNya menghadapi pencobaan di padang gurun menandakan bahwa IA sungguh-sungguh ANAK ALLAH yang mampu mempersembahkan hidup benar sesuai kehendak BAPA. Maka IA pun siap berkarya di Galilea dan menyerukan suara pertobatan.

Ajakan untuk bertobat dikaitkan dengan Kerajaan ALLAH yang sudah dekat.
Arti seruan ini sesungguhnya mau menyatakan bahwa kedatangan KRISTUS menandai dimulainya suatu masa dimana ALLAH memimpin, memerintah dan menaungi umat manusia yang selama ini terhilang dan terbelenggu di bawah kuasa dosa. Kini umat manusia di bawah naungan kuasa kasih ALLAH.

Di bawah naungan kasih ALLAH, manusia bertobat (meninggalkan dan menanggalkan hidup lama yang penuh dosa) dan percaya ( yakin dan menerima sepenuhnya) akan Injil Kerajaan ALLAH yang disampaikan.

Sadarkah Saudara bahwa saat ini Saudara berada di bawah naungan kasih ALLAH yang selalu menantikan pertobatan umat-Nya? Agar pertobatan sejati terjadi kita harus terus membuka hati untuk mendengar suara KRISTUS yang mengarahkan kita menyambut kerajaan ALLAH. Untuk itu mesti diawali dengan iman percaya bahwa KRISTUS datang untuk membawa umat memasuki Kerajaan ALLAH.

Iman percaya itu tak boleh goyang sebab itulah dasar dari langkah pertobatan. Bagaimana mungkin kita akan mendengar seruan pertobatan yang disampaikan KRISTUS kalau kita tak mempercayai DIA sebagai jalan kebenaran?

Pada suatu hari seorang pendeta baru saja tiba di kota kecil. Ia meminta bantuan seorang siswa SD yang ia temui di pinggir jalan. Ia meminta tolong si siswa untuk menunjukkan jalan ke gereja, tempatnya melakukan pelayanan KKR nanti malam. Seteah anak itu menunjukkan jalan, dengan penuh wibawa pendeta berkata: “Adik harus datang nanti malam. Ajaklah semua teman-temanmu ke sana”. “ Lho, buat apa Pak?” jawab si siswa. “ Saya mau menunjukkan jalan ke Sorga buat kalian semua,” kata pendeta itu. Sambil tertawa si siswa menyahut:” Ah, Pak pendeta jangan bercanda. Sedangkan jalan ke gereja saja Bapak tidak tahu, bagaimana mungkin mau menunjukkan jalan ke Sorga?

Pernahkah Saudara meragukan KRISTUS sebagai Jalan Kebenaran? Jika iya, maka sulit bagi kita untuk mendengar dan mengikuti suara petunjuk-Nya dan dengan demikian semakin sulit bagi kita untuk berjalan dalam pertobatan.
Hari ini kita memasuki minggu Pra Paskah I. Ini berarti kita siap mengikuti KRISTUS dan siap berjalan di jalan pertobatan, jalan kebenaran yang TUHAN tunjukkan. Mari terus percayakan diri Saudara untuk diselamatkan KRISTUS, Sang Juru selamat dunia ini.

Mendengar suara KRISTUS, berjalan di jalan yang disiapkan KRISTUS, setia mempercayakan hidup dalam naungan kasih-Nya adalah tanda pertobatan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*