suplemenGKI.com

Jumat, 22 Maret 2013

Filipi 2: 9-11

Pengantar
Tahukah Saudara tentang teori padi? Semakin berisi semakin merunduk. Semakin berkualitas semakin merunduk. Padi yang merunduk justru dicari dan dibanggakan kualitasnya. Demikian pula kehidupan KRISTUS. Pemuliaan dan penghargaan justru DIA dapatkan ketika IA merunduk, merendahkan diri-Nya.

Pemahaman
• Ayat 9 : Mengapa KRISTUS ditinggikan ALLAH dan dikaruniai nama di atas segala nama?
• Ayat 10-11 : Siapa sajakah yang bertekuk lutut dan mengaku YESUS KRISTUS adalah TUHAN?

Buah dari pengosongan diri atau perendahan diri KRISTUS adalah anugerah kemuliaan dan peninggian nama-Nya. Setelah merendahkan diri dan juga direndahkan oleh manusia dan di hadapan manusia sedemikian rupa, justru YESUS ditinggikan oleh ALLAH dan manusia. Pengosongan diri atau perendahan diri KRISTUS memberi bagi-Nya kemuliaan yang lebih agung. Ketika KRISTUS tidak mencari kemuliaan bagi diri sendiri justru DIA dimuliakan BAPA bahkan setiap makhluk di jagat raya, di surga, dibumi akan sujud menyembah-Nya.

YESUS memenangkan hati seluruh manusia dan segala makhluk bukan dengan menaklukkan mereka dengan kuasa-Nya namun dengan menunjukkan kasih-Nya pada mereka. IA mengosongkan diri demi mengekspresikan kasih-Nya. Semua makhluk merasakan cinta kasih-Nya yang tulus. Oleh karena itu semua makhluk bertekuk lutut dan sujud menyembah kepada-Nya serta mengaku “ YESUS KRISTUS adalah TUHAN” bagi kemuliaan ALLAH, BAPA! Ini adalah pengakuan iman gereja perdana. Gelar TUHAN (kurios) menunjukkan pengakuan akan kekuasaan dan kemuliaan YESUS. DIA adalah TUHAN, artinya Tuan atau Pemilik segala kehidupan. Dialah Raja di atas segala raja. Pengakuan iman ini lahir dari rasa syukur atas karya penyelamatan yang dilakukan KRISTUS dengan jalan pengosongan diri.

Rasa syukur dalam pengakuan iman ini bisa terus kita ekspresikan dengan bertekuk lutut dan menyembah KRISTUS sebagai TUHAN. Ini berarti kita menyerahkan seluruh pikiran, perasaaan dan kehidupan kita dalam kekuasaan KRISTUS, dalam kendali KRISTUS bukan dalam kekuasaan dan kendali diri sendiri.

Refleksi
Pandanglah salib KRISTUS dalam keheningan. Syukurilah karya salib KRISTUS sebab disitulah kita melihat hati KRISTUS yang penuh cinta kasih untuk menyelamatkan kita. Renungkanlah: Apakah aku telah memuliakan KRISTUS setiap saat? Apakah aku telah menempatkan KRISTUS sebagai TUHAN ( Pemilik dan Penguasa) dalam kehidupan setiap hari?

Tekadku
Ya KRISTUS, tolongkah aku untuk menempatkan Engkau sebagai TUHAN dalam kehidupanku. Aku akan mengekpresikan tekadku ini dengan menyanyi KJ 364:1

Berserah kepada YESUS, tubuh, roh dan jiwaku; ku kasihi, ku percaya, ku ikuti DIA trus.
Refrein: Aku berserah, aku berserah; Kepada-Mu Juruslamat, aku berserah!

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan menyerahkan seluruh kehidupan dan karyaku dalam kekuasaan TUHAN bukan dalam kekuasaan diriku sendiri. Apabila ada peluang rejeki yang memberikan janji menggembirakan namun tidak sesuai dengan kehendak-Mu, aku akan meninggalkan peluang itu dan lebih memilih mengikuti kehendak-Mu

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*