suplemenGKI.com

Kamis, 30 Juni 2011

Mazmur 145:10-14

Di sebuah toko jamu ada tulisan “Jika Anda sembuh, ceritakan pada orang lain!”. Kalimat ini menegaskan bahwa pengalaman disembuhkan seharusnya mendorong orang untuk bersaksi agar lebih banyak orang mengalami kesembuhan. Begitu pula pengalaman kita merasakan cinta kasih TUHAN seharusnya mendorong kita untuk bersaksi agar kasih TUHAN dapat dirasakan banyak orang. Bacaan hari ini merupakan kesaksian Pemazmur atas kasih TUHAN yang telah ia rasakan.
Pendalaman Teks Alkitab

1. Ayat 10, 13, 14 : Mengapa segala ciptaan TUHAN bersyukur dan memuji TUHAN?
2. Ayat 11 -1 2 : Bagaimanakah cara umat TUHAN mengekspresikan rasa syukurnya?

Renungan

Sesungguhnya setiap ciptaan TUHAN merasakan kasih TUHAN, namun tidak semua makhluk mensyukurinya. Manusia adalah makhluk ciptaan TUHAN yang bisa mensyukuri kasih TUHAN. Pemazmur telah menerima kasih TUHAN yang tiada batas. Oleh karena itulah Pemazmur menaikkan rasa syukur dan memuji-muji anugerah TUHAN yang melimpah.

Pemazmur mengekspresikan rasa syukurnya dengan memberikan kesaksian betapa hebat kasih dan kuasa TUHAN. Kasih setia ALLAH bukanlah sekedar teori iman tapi sebuah kenyataan yang dialami sehari-hari. Kasih setia ALLAH inilah yang telah memulihkan kehidupan umat. Mereka yang tertunduk dalam duka dan kehilangan pengharapan ditegakkan TUHAN dan diberi kekuatan untuk mengatasi beban dan persoalan. Kenyataan inilah yang membuat Pemazmur bersaksi bahwa “TUHAN itu Penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk”. Apa yang ditulis pemazmur merupakan kesaksian iman umat beriman yang sedang dipenuhi rasa syukur.

Apakah hidup Saudara penuh syukur ? Sudahkah Saudara mengekspresikan rasa syukur dengan memberi kesaksian? Jika hidup Saudara dipenuhi kasih TUHAN, jangan simpan kasih itu untuk diri sendiri, ceritakan dan bagikan pengalaman dikasihi TUHAN kepada orang lain. Menceritakan kasih TUHAN kepada orang lain berarti menghadirkan karya kebaikan TUHAN secara nyata.

Suatu ketika seorang anak ditanya guru sekolah Minggunya: “ Apakah TUHAN itu baik?” Jawab si anak: “ Ya, TUHAN sangat baik sebab DIA memberkati papa dan mama sehingga aku bisa minum susu setiap hari.” Tampaknya si anak telah diajari orang tuanya untuk mensyukuri kebaikan TUHAN setiap kali minum susu. Jawaban di anak tersebut adalah sebuah kesaksian.

Sekarang, apakah yang hendak Saudara ceritakan kepada orang lain tentang kasih sayang dan kebaikan TUHAN? Sesungguhnya kita tak pernah kekurangan bahan untuk bersaksi karena dalam setiap detik kehidupan ini ada kasih TUHAN yang kita rasakan. Persoalannya, seringkali orang kurang mensyukuri kasih TUHAN. Misalnya, saat Saudara membuka mata di pagi hari dan melihat terang matahari menerangi kehidupan ini, apakah Saudara mensyukurinya sebagai kasih TUHAN? Saya yakin Saudara mensyukurinya dan menceritakan pada orang lain bahwa hari ini TUHAN memberikan kasih-Nya dengan membangunkan sang mentari. Cerahnya mentari pagi ini melambangkan cerahnya kasih TUHAN yang melingkupi kita di sepanjang hari ini.

Mulai hari ini jalanilah hidup dengan penuh syukur. Syukurilah setiap karya baik TUHAN yang Saudara alami dan ceritakanlah kepada orang lain. Bersyukur mesti berlanjut dengan bersaksi.

Kecaplah, rasakanlah, nikmatilah, syukurilah dan ceritakanlah kasih TUHAN setiap hari

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*