suplemenGKI.com

Selasa, 3 Februari 2015

Yesaya 40:27-31

Pengantar

Pernahkah Anda mengalami kelelahan ? Adalah wajar dan biasa bila orang lelah setelah  berjalan jauh. Namun yang dialami oleh orang beriman sesungguhnya lebih dari biasa sebab TUHAN membuat mereka tidak lelah.  Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 27  : Mengapa Israel merasa tidak diperhatikan ALLAH?
  • Ayat 28  : Mengapa Yesaya mengulangi pertanyaan retoris yang sudah ditanyakan di ayat 21?
  • Ayat 28b-31 : Apakah yang hendak dikatakan Yesaya kepada Israel yang sedang kehilangan pengharapan?

Kondisi umat Israel yang meragukan kuasa dan kekuatan TUHAN  dan merasa tidak diperhatikan TUHAN, sungguh mencengangkan Yesaya. Oleh karena itu dalam ayat 28,  Yesaya mengulangi pertanyaan yang sama seperti ayat 21: “Tidakkah kau tahu? Dan tidakkah kau dengar?“. Hal ini untuk menegaskan ulang akan keberadaan ALLAH yang kuat dan tak terduga pengertian-Nya (ay.28), yang memberi kekuatan dan menambah semangat (ay.29).

Pada dasarnya, dalam ayat 27-31, Yesaya mengingatkan umat Israel tentang hakekatnya, sebagai umat yang dikasihi ALLAH. Dengan menyebut nama “Yakub=penipu, yang pantas untuk dihukum, berubah menjadi Israel =pemenang (bdk. ketika Yakub bergumul dengan malaikat TUHAN di Pniel. Kej 32:28). Yesaya mau menumbuhkan semangat bangsa Israel supaya tidak mempunyai karakter yang lemah, tapi harus punya karakter atau jiwa pemenang (mental juara). Karena bangsa ini dikasihi maka TUHAN-lah yang akan memberikan kekuatan yang luar biasa kepada umat-Nya.

ALLAH sumber kekuatan yang telah menciptakan langit dan bumi “tidak pernah lelah dan lesu”. Dia akan memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang lelah serta menambah semangat kepada yang tidak berdaya. Orang yang mendapat kekuatan dari TUHAN akan seperti burung rajawali. Burung rajawali memang burung yang dapat melintasi benua, tidak dapat dikalahkan oleh badai. Berjalan…. Terbang tidak mengenal lelah demikianlah orang yang menanti-nantikan TUHAN.

Dalam setiap pergulatan hidup yang sangat melelahkan, TUHAN menginginkan setiap orang percaya bertahan dalam segala kesesakan itu, sebab tak pernah TUHAN ALLAH memalingkan wajah-Nya bagi orang yang percaya kepada-Nya. Mungkin sangat berat dan menguras airmata, tenaga dan pikiran, tapi yang jelas bagi orang yang setia menanti-nantikan TUHAN akan mendapatkan kekuatan baru yang menguatkan hingga akhirnya kita menemukan akhir dari pertanyaan dengan penuh sukacita.

Refleksi

Dalam keheningan, renungkan dan tuliskanlah kapan saja Anda merasa lelah dalam hidup ini? Apakah yang membuat Anda merasa lelah? Saat lelah, apakah Anda bertahan dan berjuang dengan terus menanti-nantikan pertolonganTUHAN?

Tekadku

Ya, TUHAN mampukan aku untuk terus menantikan Engkau berkarya dengan kuat kuasa-Mu. Mampukan aku menjadi orang beriman yang “lebih dari biasa”, yang selalu memiliki kekuatan untuk berjuang menghadapi  persoalan seberat apa pun.

Tindakanku

Aku tidak mau lagi mengucapkan keluahan-keluhan. Aku akan menghadapi persoalan hari ini dengan semangat sebab aku yakin TUHAN memberiku kekuatan dan kesegaran untuk berjuang dalam hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*