suplemenGKI.com

Minggu, 29 November 2015

Lukas 21:34-36

Pengantar

Ungkapan “sedia payung sebelum hujan” sering terdengar di telinga kita. Ungkapan tersebut hendak menyiratkan bahwa kita harus berjaga-jaga dan siap sedia sebelum semuanya terjadi. Misalnya: mengisi bahan bakar pada kendaraan bermotor, sebelum akhirnya motor kehabisan bahan bakar dan menghambat perjalanan kita. Demikian pula dalam kehidupan orang percaya. Jika pada bagian sebelumnya kita telah belajar bagaimana seharusnya menyikapi tanda-tanda jaman. Hari ini kita diingatkan untuk menjadi pribadi yang selalu berjaga-jaga sambil berdoa dalam menantikan hari Tuhan.

Pemahaman

  • Ayat 34-35    : Mengapa Yesus menganjurkan para murid untuk berjaga-jaga atas diri mereka?
  • Ayat 36          : Apakah tujuan yang hendak dicapai ketika Yesus menasehati para murid untuk berjaga-jaga sambil berdoa?

Lukas 21:34-36 merupakan lanjutan dari ayat sebelumnya. Jika di ayat sebelumnya ( ayat 25-33 ) Yesus mengingatkan hari Tuhan dan tidak menyepelekannya, maka di ayat 34-36 Yesus mengajarkan para murid untuk berjaga dan berdoa. Yesus menganjurkan para murid untuk berjaga-jaga atas diri mereka agar mereka tidak jatuh dalam kenikmatan duniawi ( ayat 34-35 ). Hal menarik yang perlu kita simak dalam bagian ini adalah godaan besar justru bukan dari ancaman kematian, melainkan perilaku hedonis kronis (pesta pora mengejar kenikmatan) yang merasuki masyarakat di imperium Romawi pada masa itu. Bahkan perilaku hedonis tersebut juga merasuki masyarakat hingga saat ini. Di dalam menjaga diri atas perilaku hedonis, Yesus hendak menegaskan bahwa “hati” merupakan anggota tubuh yang sangat sensitif dan mudah dipengaruhi oleh berbagai godaan. Artinya seseorang harus mampu mengendalikan hatinya dari segala perilaku hedonis karena hati merupakan pusat dari semua tindakan manusia.

Tindakan menjaga diri bukan hanya dilakukan secara pasif, tetapi juga aktif. Tindakan aktif tersebut dilakukan dengan berdoa ( ayat 36 ). Dengan berdoa, maka seseorang akan mendapatkan kekuatan untuk terhindar dari pola hidup hedonis. Para pengikut Kristus sesungguhnya diminta untuk lebih waspada terhadap dosa agar kasih dan iman kepada Kristus tidak luntur. Oleh sebab itu kita diajar untuk menjadi pengikut Kristus yang aktif dalam menjaga setiap tingkah laku kita dengan senantiasa berdoa  dan menjaga diri kita setiap saat.

Refleksi

Dalam keheningan, buatlah daftar kesenangan Anda yang  membuat Anda kurang memiliki waktu untuk beribadah. Sudahkah kita menghentikan kesenangan-kesenangan duniawi yang seringkali menghambat kita untuk datang kepadanya? Kesenangan duniawi hanya memberikan kesenangan sesaat. Bahagia sejati hanya kita temukan ketika kita menghadap Tuhan dalam doa. Tuhan juga memberikan bonus kekuatan kepada kita agar kita diberikan hikmat dalam menjalani berbagai godaan hidup.

Tekadku

Tuhan, aku mau meninggalkan perilaku buruk yang mengejar keuntungan dan kenikmatan diri sendiri. Aku berjanji untuk hidup sesuai FirmanMu dan memberikan hatiku untuk dibaharui olehMu.

Tindakanku

Hari ini aku akan berhenti dari kebiasaan burukku yang hanya mengejar kenikmatan dunia. Aku mau memberikan waktuku untuk datang pada Tuhan dalam doa dan mengajak seluruh keluargaku untuk lebih mengutamakan hubungan pribadi dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*