suplemenGKI.com

Rabu, 14 Agustus 2013
Ibrani 11 : 29-34

Pengantar
Alkisah, menjelang sebuah pertempuran besar, Napoleon ingin bertahan dalam kemahnya seorang diri. Ia memanggil para panglima datang menghadap satu persatu. Ketika mereka datang, ia tidak mengucapkan sepatah kata pun tetapi menatap mata dan menjabat tangan mereka saja. Para panglima itu keluar dengan keberanian luar biasa dan kesiapan tinggi untuk mati demi sang Jendral yang mereka cintai. Demikian pula kisah hidup para pahlawan iman. Mereka memiliki keberanian luar biasa dan melakukan hal yang dahsyat bukan karena kekuatan mereka sendiri namun karena mereka mengalami perjumpaan dengan ALLAH yang mereka imani. Mari kita merenungkannya!

Pemahaman
Apakah dampak sikap iman:
• Umat Israel ketika melintasi Laut merah ( ayat 29-31)?
• Tokoh-tokoh teladan iman dalam tantangan kesulitan masing-masing ( ayat 32-34)?

Kesaksian iman umat TUHAN di masa lampau menguatkan iman kita di masa kini. Dalam Keluaran 14 kita membaca bagaimana umat Israel dengan cara menakjubkan dimampukan untuk melintasi laut Merah seperti melintasi tanah kering. Sungguh peristiwa yang menakjubkan dan tidak pernah mereka bayangkan. Dalam pimpinan Musa mereka diajar untuk sungguh beriman kepada TUHAN, Sang Penolong. Orang yang sungguh beriman kepada TUHAN akan mengalami pertolongan TUHAN dengan cara-cara yang seringkali tak masuk akal.

Ibrani memberikan beberapa contoh tokoh teladan iman yang mengalami dahsyatnya kuasa TUHAN. Kota Yerikho yang kuat dan dijaga dengan ketat serta memiliki benteng yang kokoh namun bisa runtuh setelah umat Israel dengan penuh iman mengelilinginya. Sungguh ini tak masuk akal tapi bila TUHAN berkenan, kekuatan TUHAN sanggup menghancurkannya.

Rahab tidak ikut binasa bersama bangsanya. Ia diselamatkan karena ia menunjukkan sikap iman yaitu dalam kebaikan memberi tumpangan bagi para pengintai. Rahab yakin bahwa ALLAH memberikan Kanaan untuk bangsa Israel. Sungguh ini merupakan keberanian yang luar biasa sebab Rahab melindungi musuh bangsanya. TUHAN memberkatinya dan menyelamatkannya.

Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud, Samuel dan para nabi memberikan teladan iman yang tak goyah di tengah tantangan yang sulit sehingga mereka mengalami kuasa TUHAN yang dahsyat. Di sepanjang sejarah PL kita mengenal kuasa ALLAH yang dahsyat dialami oleh orang-ornag beriman. Tiada mustahil bagi ALLAH. Sesungguhnya kuasa ALLAH tidak berkurang di jaman ini.

Refleksi
Dalam keheningan, bayangkanlah perjalanan iman Saudara:  Apakah makin teguh ataukah makin goyah? Dalam setiap langkah kehidupan, apakah aku memakai kuasa TUHAN sebagai dasar dari perjuanganku?

Tekadku
TUHAN kuatkan dan mantapkanlah imanku agar aku berani berjuang menghadapi tantangan iman sebesar apa pun sebab aku percaya kuasa-Mu sungguh dahsyat.

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan mengawali setiap perjuangan hidup dengan iman akan kuasa TUHAN yang dahsyat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • Kenapa orang Kristen sekarang, banyak yang tidak bertumbuh imannya? karena mereka kebanyakan memiliki hati yang ditumbuhi onak duri dan memungkinkan burung-burung memakan benih Firman Tuhan dalam hidupnya. Ada juga yang berpikir beriman berarti ke gereja saja dan berdoa saja, padahal iman adalah dasar kita bersikap..landasan hidup..Iman adalah perbedaan orang yang mengenal Tuhan dan yang tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*