suplemenGKI.com

Mat 3:1-12

Berbicara tentang keadilan, rasanya sangat langka untuk dapat berjumpa dengan apa yang disebut dengan ‘adil’. Seorang koruptor yang merugikan negara hingga jutaan rupiah, bahkan sampai milyaran rupiah, mendapatkan perlakukan yang baik di dalam penjara. Sedangkan seorang pencuri ayam, mendapatkan pukulan dan tendangan bertubi-tubi, hingga membuat seluruh tubuhnya biru-biru. Padahal, jika dipikir-pikir, kerugian yang ditimbulkan oleh si pencuri ayam, tidak lebih besar dari sang koruptor.

Jika kita merenungkannya, betapa tidak adilnya kehidupan di dunia ini. Hanya karena uang, mata & hati manusia telah dibutakan akan kebenaran. Hanya karena kepentingan pribadi, seseorang sanggup untuk membunuh sesamanya. Hanya karena keegoisan, manusia bisa merampas hak sesamanya. Dan hal itu dapat menimpa semua orang. Sebagai anak-anak Tuhan kita juga sering mendapatkan perlakukan yang tidak adil. Misalnya dalam hal mencari pekerjaan dan mendapatkan kenaikan jabatan. Tidak mudah bagi orang Kristen mendapatkan pekerjaan dan kenaikan jabatan, khususnya di lembaga-lembaga tertentu. Kalau menginginkan kenaikan jabatan, kita harus ganti agama. Dalam kehidupan bergerejapun juga demikian. Pada masa kini, sangat sulit bagi gereja untuk mendirikan gedung gereja. Ada berbagai macam peraturan yang harus dipenuhi. Belum lagi dengan adanya ancaman dari luar pemerintah yang tidak menyukai adanya pertumbuhan gereja. Kalau sebuah gedung gereja dapat berdiri, maka di sebelahnya akan segera berdiri tempat ibadah yang lain pula. Tetapi kalau sudah ada tempat ibadah agama lain, gereja dilarang berdiri disitu.

Firman Tuhan di dalam Matius 3:1-12 mengingatkan kepada kita, supaya kita tidak perlu takut. Sekalipun orang lain bertindak tidak adil kepada kita. Ada Seorang penolong yang akan menyelamatkan kita. Sang Mesias akan datang kedua kalinya untuk menjadi Hakim yang adil. Dia akan menghakimi setiap orang dan akan menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada-Nya yang hidup dengan benar. Tetapi bagi setiap mereka yang tidak mau bertobat, Dia akan membuangnya dan membakarnya di dalam api yang tidak terpadamkan.

Melalui renungan ini, biarlah kita selalu ingat dan selalu percaya bahwa keadilan akan terwujud di dalam hidup kita. Sebab kita memiliki satu-satunya hakim yang paling adil. Tuhan Yesus yang akan menjadi Hakim untuk kita. Oleh sebab itu, marilah kita hidup dengan benar di hadapan Tuhan. Sekalipun saat ini kita menjadi orang yang tertindas dan mengalami banyak kesulitan,biarlah kita tetap mengandalkan Tuhan. Dan bukan hanya itu saja, tetapi kita juga yakin bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan serta kemampuan kepada kita untuk ambil bagian dalam memperjuangkan keadilan di dunia ini, terutama bagi mereka yang tertindas.

Selamat melayani dan selamat berjuang untuk menegakkan keadilan di atas bumi ini. Amin. __– EM –

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«