suplemenGKI.com

Jumat, 12 Nov 2010
II Tes 3:10-13

Siap menyambut kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS yang keduakalinya adalah siap mempersembahkan hidup dan karya sehari-hari bagi kemuliaan nama-Nya.Bagaimanakah mengkonkretkan kesiapan menyambut hari TUHAN itu?
Ayat 10 : Mengapa jemaat Tesalonika harus diingatkan bahwa “orang yang tidak mau bekerja janganlah ia makan”?
Ayat 11-12:Mengapa ada orang yang tidak mau bekerja?
Ayat 13 : Apa hubungan “ tidak jemu-jemu berbuat baik” dengan kedatangan hari TUHAN?

Renungan:
Dua orang anak muda ditanya: “ Apakah yang akan Anda lakukan apabila Anda tahu besok Anda akan meninggal dunia?” Pemuda pertama menjawab: Saya akan tinggalkan perkerjaan saya, lalu masuk kamar dan terus berdoa, mendekatkan diri pada TUHAN.” Pemuda kedua menjawab: “ Saya tetap mengerjakan pekerjaan saya sama seperti hari-hari yang lain. Saya juga akan mengunjungi ibu yang sedang sakit di desa.”
Jawaban manakah yang tepat?

Meninggalkan pekerjaan adalah salah satu pilihan sikap dalam menanti hari TUHAN, namun II Tesalonika tidak sepakat dengan sikap itu. II Tesalonika mengingatkan jemaat untuk memperhatikan teladan dan ajaran para rasul. Teladan itu dibuktikan dengan berjerih payah siang dan malam demi mendapatkan nafkah hidup. Semangat dan tanggungjawab dalam bekerja tidak dimiliki oleh kelompok yang sedang menanti-nantikan kedatangan TUHAN. Oleh karena itulah kepada mereka dinasihatkan: “ Jikalau tak mau bekerja tak usah makan”. II Tesalonika menyatakan bahwa sikap yang benar dalam menyongsong kedatangan hari TUHAN adalah dengan mengikuti teladan dan ajaran para rasul yang giat bekerja dan tak jemu-jemu berbuat apa yang baik. Tentu sikap ini sangat berbeda dengan kelompok yang ingin menyongsong hari TUHAN dengan meninggalkan pekerjaan sehari-hari untuk berdoa di satu ruangan yang khusus.

Sikap dalam menyongsong kedatangan hari TUHAN sama sekali tak terlepas dari kehidupan masa kini manusia. Menyongsong kedatangan hari TUHAN harus dibarengi dengan memaknai hidup masa kini dengan tindakan-tindakan yang berarti.

Tindakan-tindakan berarti seperti apakah yang perlu kita persembahkan untuk menyongsong kedatangan-Nya? Melakukan tanggungjawab bekerja sebagaimana seharusnya, melakukan perbuatan baik, bersemangat untuk melayani mereka yang lemah dan butuh pertolongan, terus semangat melakukan segala macam tindakan yang memuliakan nama TUHAN adalah tindakan-tindakan berarti yang tidak boleh kita hentikan. Teruslah bekerja dan berbuat sebaik mungkin untuk menyongsong kedatangan TUHAN.

Setiap hari bayangkanlah sebagai kesempatan terakhir yang Saudara miliki untuk mempersembahkan pekerjaan dan perbuatan terbaik bagi TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*