suplemenGKI.com

Bahasa Kasih

29/05/2013

Bacaan : Yoh 14:8-27. & (Kis 2:1-21)

Dalam Kisah pasal 2, diceritakan bagaimana Roh Kudus turun atas para murid dan membuat murid-murid dapat berbahasa lain seperti yang diberikan Roh Kudus padanya (ay 9-11). Karya Roh Kudus di Pentakosta ini adalah sebuah penggenapan janji Yesus, sekaligus titik awal pemberitaan Injil kepada bangsa-bangsa yang disampaikan dalam bahasa yang dapat diterima dan dipahami mereka. Kuasa berbicara dalam karunia Roh dipahami dalam bentuk bahasa yang dapat dipahami bukan tidak dimengerti oleh pendengarnya. Karunia berbahasa Roh ini adalah pemberian Allah yang dimaksudkan untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.
Melalui hari Pentakosta inilah pelayanan para rasul berawal dari Yerusalem, dan dimulai dari bangsa Yahudi, adalah sebuah pelayanan yang digerakkan oleh kuasa Roh Kudus. Ini adalah babak baru dalam sejarah kekristenan, yaitu penggenapan pemberian kuasa Allah kepada para rasul. Allah yang Mahatinggi, Mahakudus, berkenan kepada manusia yang hina dan lemah untuk dilibatkan dalam karya penyelamatanNya, melalui pemberian kuasa lewat karya Roh Kudus
Tidak dapat dipungkiri bahwa turunnya Roh Kudus membuat para murid hidupnya lebih bersemangat untuk melayani Tuhan Yesus. Hal ini sesuai dengan dengan janji yang pernah diberikan Yesus bagi para murid yang percaya kepadaNya, yaitu akan diperlengkapi oleh Roh Kebenaran (ay 17) untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti yang dilakukan oleh Yesus, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar. Hal ini merupakan keistimewaan bagi para rasul, sebab Allah berkenan menyatakan perbuatan-perbuatanNya lewat karya manusia
Oleh sebab itu setiap orang yang percaya kepadaNya harus mengingat semangat Pentakosta ini,bahwa Roh Kudus dicurahkan untuk memperlengkapi kita semua agar mampu bersaksi kepada setiap orang yang kita jumpai. Di dalam bermasyarakat kita sebagai orang percaya harus menunjukkan kasih Kristus yang hidup dalam kita, kebenaran, keadilan serta kedamaian seharusnya kita dambakan dan kita wujudkan.
Kita dapat mewujudkan semua kebaikan itu bukan dengan kekerasan namun dengan bahasa kasih. Bahasa kasih itu harus kita hidupkan di dalam setiap perjumpaan kita dengan sesama manusia. Bahasa kasih harus kita hidupkan terus menerus baik dalam keluarga, masyarakat maupun negara. Dengan menggunakan bahasa kasih maka karya Tuhan melalui orang-orang yang percaya dapat terwujud. Mari rasakan terus karya Roh Kudus yang bekerja di dalam bahasa kasih kita kepada sesama manusia. Amin (Dj )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*