suplemenGKI.com

Rabu, 28 September 2011

Filipi 3:3-9

Banyak orang merindukan datangnya keuntungan dalam kehidupannya. Akan tetapi apakah yang dimaksud keuntungan? Jika Saudara harus kehilangan waktu untuk nonton TV karena saudara sedang mendoakan teman yang sakit, apakah Saudara untung atau rugi? Dalam bacaan hari ini kita akan mendapatkan pencerahan tentang apakah yang disebut keuntungan sejati?

Pendalaman Teks Alkitab

Ayat 3-4 : Apakah alasan yang tepat untuk bermegah?

Ayat 6-9 : Apakah yang merupakan keuntungan Paulus?

Renungan

Orang Yahudi menaruh keyakinannya pada tanda-tanda fisik sunat dan pelaksanaan kewajihan-kewajiban Taurat.
Paulus memiliki sederetan prestasi keyahudian yang dulu dibanggakan dan dirasa memberi keuntungan yaitu disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin orang Ibrani asli, menjadi Farisi yang ketat melakukan dan menjaga Taurat, bahkan menjadi penganiaya jemaat. Bagi orang Yahudi, inilah identitas yang sangat membanggakan. Paulus adalah Yahudi asli, anggota elite banga Israel yang hidup taat berpegang pada aturan Taurat bahkan menjadi Farisi yang penuh semangat menjaga pemberlakukan hukum Taurat. Dulu keberhasilan mempertahankan kemurnian identitas sebagai Yahudi sangat membanggakan Paulus. Inilah yang dulu dipandang sebagai keuntungan.

Lain dulu lain sekarang. Itulah Paulus. Apa yang menjadi kebanggaan dan keuntungan di masa lalu kini dipandang sebagai kerugian. Paulus telah menemukan kehidupan baru dalam KRISTUS. Semua kebanggaan dan keuntungan di masa lalu tiada berguna lagi. Paulus merasa rugi memiliki kebanggaan dan keuntungan itu karena pengenalannya akan KRISTUS lebih mulia dari semua itu. Paulus membuang semua kebanggaan dan keuntungan di masa lalu. Semua itu hanya seperti sampah yang layak dibuang. Kebenaran hidup yang dibanggakan bukan lagi prestasi sebagai orang Yahudi tapi kebenaran karena kepercayaan pada KRISTUS. Inilah kebenaran yang ALLAH anugerahkan. Dan sekarang inilah yang dipandang sebagai keuntungan.

Dalam bacaan ini Paulus mengingatkan kita tentang tanda-tanda lahiriah orang beragama yang seringkali justru dibanggakan. Acapkali orang beragama melakukan laku spiritual agamanya untuk menjadi kebanggaan serta mengejar keuntungan lahiriah. Padahal keuntungan yang bersifat abadi dan rohani bukan yang bersiat duniawi.

Keuntungan orang Kristen bukan pada tanda-tanda lahiriah dalam ritual agama namun apa yang sudah dilakukan TUHAN YESUS baginya. Keuntungan kita adalah TUHAN YESUS KRISTUS telah mati bagi kita demi menyelamatkan kita. Keuntungan kita adalah karena kita dibenarkan oleh TUHAN YESUS sekalipun dalam hidup kita masih ada perilaku yang kurang benar. Oleh karena itu jangan pernah membanggakan prestasi rohani.

Betapa besarnya keuntungan yang kita terima saat menerima kemurahan ALLAH dalam kasih KRISTUS, seperti yang diungkapkan dalam lagu BESARLAH UNTUNGKU (NKB 197)

Besarlah untungku jika YESUS milikku,
bersuka jiwaku karna damai yang penuh
Meskipun angin kras badai dunia menderu,
tak goyah hatiku karna YESUS milikku

Refrain:

Benar, benar, besarlah untungku.
Benar, benar besarlah untungku
Benar, benar besarlah untungku
ketika YESUS sungguhlah tetap milikku

Memiliki KRISTUS adalah keuntungan yang tak terbandingkan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*