suplemenGKI.com

Senin, 6 Mei 2013
Kisah 16:16-18

Pengantar

Sebuah perusahaan berani mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk biaya promosi sebab melalui promosi itu masyarakat tertarik untuk membeli produknya. Dalam sebuah kegiatan kemasyarakatan atau pun gereja, juga ada publikasi untuk mengumumkan dan menarik minat orang bergabung dalam acara yang diadakan. Kelihatannya, dalam perjalanan pelayanannya kali ini, Paulus dan kawan-kawan didukung oleh publikasi gratis yang mempromosikan siapa Paulus dan apa misi yang sedang dibawanya. Namun apakah Paulus setuju dengan promosi gratis ini? Mari kita mendulang makna dari kisah ini!

Pemahaman
• Siapakah hamba perempuan dalam bacaan hari ini? Mengapa ia mengikuti dan mempromosikan Paulus?
• Mengapa Paulus merasakan seruan hamba perempuan itu sebagai gangguan dan bukan sebagai dukungan?
• Siapakah yang lebih diandalkan Paulus : dukungan Roh TUHAN ataukah dukungan roh yang lain?

Dalam kunjungannya ke tempat ibadah, Paulus dan kawan-kawan merasa diganggu oleh roh tenung yang merasuk dalam diri seorang hampa perempuan. Roh tenung ini secara hurufiah menunjuk pada roh pythoon. Imam perempuan dari dewa Apolo yang ada di Delfi dinamakan pythoon. Seseorang yang dirasuki roh pythoon dianggap mendapat ilham dari Apolo, dewa yang dikaitkan dengan ramalan. Oleh karenanya dia bisa mengucapkan ramalan-ramalan masa depan. Majikannya memanfaatkan keadaan itu untuk memperoleh keuntungan dari ramalan-ramalannya.

Sebagaimana ada roh jahat yang mengenali Yesus sebagai Yang Kudus (Mrk. 1:24), demikian juga roh yang satu ini mengenali kuasa Ilahi yang ada dalam diri Paulus dan rekan-rekannya. Paulus dan kawan-kawan disebut sebagai hamba ALLAH Yang Mahatinggi. Hamba perempuan itu juga berseru-seru bahwa Paulus dan kawan-kawan memberitakan kepada orang banyak tentang jalan kepada keselamatan. Seruan hamba perempuan itu tampak seperti dukungan bahkan promosi tentang pelayanan Paulus dan kawan-kawan. Namun ternyata Paulus tidak melihat seruan hamba perempuan ini sebagai tindakan yang menguntungkan pekabaran Injil namun justru gangguan yang merugikan. Tampaknya Paulus cukup peka untuk melihat roh apa yang sedang menggerakkan hamba perempuan itu. Apabila Paulus membiarkan perempuan itu terus berseru-seru, orang tidak akan melihat kuasa ALLAH yang sedang bekerja di antara mereka namun justru menjadi pengikut roh tenung yang merasuk perempuan itu. Oleh karena itulah Paulus mengusir roh tenung dari diri hamba perempuan itu.

Di sini kita melihat betapa kuasa Roh TUHAN jauh lebih besar daripada roh apa pun. Apabila seorang beriman mengandalkan kuasa Roh TUHAN, ia tidak akan mudah terpesona apalagi terpikat kehebatan roh-roh yang lain. Sadarilah bahwa mungkin ada roh lain yang ingin mengganggu pekerjaan TUHAN. Roh lain itu bisa mewujud dalam sanjungan, dukungan atau pun tawaran yang kelihatannya menguntungkan dan memberi jalan yang mudah serta menyenangkan. Semua itu dapat memikat dan menggoyahkan iman orang beriman. Oleh karena itu kita perlu waspada dan peka terhadap tawaran roh-roh lain yang menyesatkan. Sebaliknya, teruslah mengandalkan kuasa Roh TUHAN. Jangan sekali pun menerima tawaran dukungan atau jalan yang memudahkan dari pihak-pihak yang tidak dipimpin Roh TUHAN.

Refleksi
Pejamkan mata dan nikmati keheningan. Rasakanlah kehadiran Roh TUHAN yang hadir dalam hidup Saudara! Dalam perjalanan hidup dan karya iman, apakah Saudara langsung menerima tawaran-tawaran yang memudahkan dan menyenangkan hati Saudara ataukah Saudara peka untuk melihat apakah tawaran-tawaran itu merupakan pekerjaan TUHAN atau bukan?

Tekadku
TUHAN, tolonglah aku agar selalu mengandalkan kuasa Roh-Mu dalam membuat perencanaan, mengambil keputusan dan melaksanakan karya hidup dan pelayanan setiap hari.

Tindakanku
Mulai hari ini aku tidak akan menerima tawaran-tawaran menarik yang menguntungkan dan memudahkan apabila itu tidak sesuai dengan kebenaran Firman TUHAN. Aku akan selalu mengandalkan kuasa Roh TUHAN yang memimpin perjalanan hidup dan seluruh karya pelayanan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*