suplemenGKI.com

Kamis, 24 Juli 2014

Roma 8:26-30

Pengantar

Keponakan saya yang masih balita sedang  belajar menyiram bunga. Dengan gembira tangan kecilnya  mengangkat gembor besar, lalu menggerakkannya untuk menyiram sederetan bunga di halaman. Setelah selesai ia berkata dengan bangga:  “Aku bisa menyiram bunga!”. Tahukah Anda, apa yang sebenarnya sedang  terjadi? Sesungguhnya tangan kecilnya tidak kuat memegang gembor itu.  Tapi si anak kecil ini terus memegang tangkai gembor dan dia pun berupaya menuangkan airnya. Sebagai orang yang lebih dewasa tentu saya tidak tinggal diam melihat hal itu. Saya membantunya memegang  bagian pangkal gembor, juga menuangkan airnya. Saya turut bekerja dalam pekerjaan yang dia lakukan.  Sesungguhnya hal serupa dilakukan  ALLAH dalam kehidupan kita.

Pemahaman

  • Ayat 26-27   : Mengapa Roh membantu kita berdoa?
  • Ayat 28         : Dalam hal apa sajakah ALLAH turut bekerja dalam kehidupan kita?
  • Ayat 29-30   : Siapakah yang  dipilih, dipanggil, dibenarkan dan dimuliakan  oleh ALLAH?

Kita bersyukur  atas karunia  Roh Kudus  yang dicurahkan bagi orang-orang percaya.  Salah satu karya Roh adalah membantu kita berdoa. Mengapa kita harus dibantu berdoa?  Kita sadar bahwa  pada dasarnya manusia adalah makhluk fana yang lemah. Apakah Anda pernah berada dalam kondisi sangat lemah sehingga berdoa pun tak sanggup? Dalam kelemahan, kita tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa. Oleh sebab itu doa-doa yang seharusnya kita sampaikan kepada ALLAH sudah disampaikan oleh Roh bagi kita.  Roh Kudus yang diam di dalam diri kita membantu kita berdoa. Ini berarti bahwa ALLAH tidak membiarkan kita terpuruk dalam kelemahan. 

ALLAH turut bekerja dalam segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita. ALLAH ikut campur dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Seberat apa pun penderitaan kita, seharusnya kita tak pernah putus asa sebab ALLAH turut bekerja di dalamnya.  Peristiwa-peristiwa  yang kita anggap bencana sekali pun telah dibuat ALLAH menjadi kebaikan bagi kita. Hal-hal yang kita anggap tidak menyenangkan, dibuat ALLAH menjadi berkat yang lebih besar.

Apakah semua orang bisa merasakan  bahwa ALLAH turut bekerja dalam segala sesuatu? Ternyata tidak! Hal itu hanya bisa dirasakan oleh  mereka yang mengasihi ALLAH.  Apabila seseorang  mengasihi, percaya dan menerima ALLAH, maka ia dengan rendah hati dapat menerima semua yang diberikan ALLAH kepadanya.  Ia percaya  bahwa kasih dan kuasa ALLAH selalu bekerja untuk yang terbaik.  Sebaliknya apabila seseorang  tidak mengasihi dan tidak percaya pada ALLAH maka sangat mungkin ia menolak apa yang terjadi pada dirinya dan mungkin akan melawan kehendak ALLAH.

Refleksi

Dalam keheningan, renungkanlah apakah Anda bisa merasakan bahwa ALLAH turut bekerja dalam segala sesuatu yang  terjadi ?

Tekadku

TUHAN, mampukanlah aku semakin mengasihi-Mu agar aku pun bisa merasakan bahwa Engkau  turut bekerja dalam segala sesuatu.

Tindakanku

Mulai hari ini aku akan selalu mempercayakan diriku di tangan TUHAN. Aku berjanji semakin mengasihi TUHAN dengan segenap hati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*